MAKNA FILOSOFIS TRADISI ANTAR KEMBANG MENJELANG RAMADHAN BAGI MASYARAKAT SENGETI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI

Permadi, Bayu and Djunaidi, Djunaidi and Nazari, H. (2021) MAKNA FILOSOFIS TRADISI ANTAR KEMBANG MENJELANG RAMADHAN BAGI MASYARAKAT SENGETI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (Makna Filosofis Tradisi Antar Kembang Menjelang Ramadhan Bagi Masyarakat Sengeti Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi)
BAYU PERMADI - NIM 302173308 - MAKNA FILOSOFIS TRADISI ANTAR KEMBANG MENJELANG RAMADHAN BAGI MASYARAKAT SENGETI KECAMATAN SEKERNAN KABUPATEN MUARO JAMBI -.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini adalah studi tentang makna filosofis tradisi antar kembang menjelang ramadhan di kelurahan Sengeti, kecamatan Sekernan, kabupaten Muaro Jambi, penelitian ini didasari oleh kurangnya pemahaman masyarakat dalam memahami makna sebuah acara tradisi yang mereka lakukan setiap tahunya dikelurahan Sengeti. sehingga penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan makna filosofis yang terkandung dalam tradisi antar kembang masyarakat kelurahan Sengeti yang sudah menjadi tradisi tahunan dan dilaksanakan turun temurun oleh generasi kegenerasi. Penulis dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara luas makna tradisi Antar kembang masyarakat Sengeti secara sistematis dari pokok masalah secara cermat. Dalam penelitian ini tempat penelitian dilakukan di kelurahan Sengeti, pada masyarakat Sengeti Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Subjek penelitianya adalah kepala desa, beserta perangkat desa serta pemangku adat, dan masyarakat di Kelurahan Sengeti. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. dari data yang telah terkumpul dilakukan uji keabsahan data dengan metode triangulasi. Prosesi upacara antar kembang tidak ada yang dikhususkan, yang terpenting yang dilakukan saat melakukan berperilaku sopan dan tidak duduk sembarangan saat dipemakaman, sehabis sholat subuh masyarakat berdatangan kekuburan saudara untuk membaca yasin serta doa tahlil kemudian menaburkan bunga diatas kuburan. Masyarakat akan datang kembali sekitar jam 09.00 untuk memulai acara yang dihadiri oleh bupati, camat dan seperangkatnya, dan acara berlangsung seperti biasa pembukaan, umul qur‟an, pembacaan ayat suci alqur‟an, tausiah , doa dan tahlil, penutup dan makan bersama. fungsi dari dilakukannya upacara antar kembang adalah supaya manusia selalu mengingat akan kematian, sehingga hidupnya selalu terukur. Sedangkan Antar kembang adalah mengunjungi, serta menziarahi untuk pemakaman untuk berdoa dan memohon ampunan bagi setiap kesalahan dan agar dilapangkan kuburnya, serta dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh simayit sewaktu masih hidup di dunia. Manusia harus selalu mengingat kematian supaya manusia tidak selalu lebih mementingkan dunia daripada akhirat. Hasilnya penulis menyimpulkan bahwa Makna filosofis yang terkandung pada antar kembang adalah supaya mengingtkan manusia akan kematian, supaya manusia tidak terlena akan dunia, meningkatkan ketaqwaan kepada allah swt, banyak-banyak berdoa dan memohon kepada allah, mempererat tali silaturahmi antar pengantar kembang atau orang-orang yang memiliki kerabat yang dimakamkan dimakam tersebut, dan warga yang mengikuti acara antar kembang, memperbanyak amal kebaikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Filosofis
Subjects: 000 Karya Umum
2x3 Aqidah dan Ilmu Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama
Date Deposited: 15 Nov 2021 06:28
Last Modified: 15 Nov 2021 06:29
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/9907

Actions (login required)

View Item View Item