MAKNA FILOSOFIS TRADISI SAWERAN PERNIKAHAN ADAT SUNDA (STUDI DI DESA ARGOSARI KECAMATAN SINGKUT, KABUPATEN SAROLANGUN)

Nurhayanti, Cici and Munsarida, Munsarida and Taufik, Ahmad (2021) MAKNA FILOSOFIS TRADISI SAWERAN PERNIKAHAN ADAT SUNDA (STUDI DI DESA ARGOSARI KECAMATAN SINGKUT, KABUPATEN SAROLANGUN). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (Makna Filosofis Tradisi Saweran Pernikahan Adat Sunda (Studi di Desa Argosari Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun))
Makna Filosofis Tradisi Saweran Pernikahan Adat Sunda (Studi di Desa Argosari Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun).pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Tadisi saweran pernikahan ini dibentuk karena sebagai ungkapan do'a kepada leluhur untuk kedua mempelai pengantin yang baru memulai berumah tangga. Tradisi ini dilakukan secara turun-temurun dan sampai saat ini masih tetap dilanjutkan. Tradisi saweran ini hanya dilakukan oleh kalangan masyarakat Sunda di Desa Argosari. Tradisi ini dikembangkan bertujuan untuk melestarikan tradisi terdahulu, dan supaya anak-anak muda selanjutnya mengetahui adat tradisi yang dilakukan pada saat pernikahan dan memahami makna yang terkandung didalamnya. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah berbentuk penelitian lapangan yang bersifat fenomenologi. Metode fenomenologi berupaya mengungkapkan tentang makna dari pengalaman seseorang. Dengan metode fenomenologi penulis lebih dituntut untuk menyaksikan langsung fenomena yang bersangkutan. Metode fenomenologi mengajarkan kita untuk selalu membuka diri terhadap berbagai informasi dari mana pun berasal. Fokus penelitiannya adalah berkaitan dengan sudut pandang individu-individu yang diteliti, uraian rinci tentang konteks, sensitivitas terhadap proses dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penulis menemukan bahwa Prosesi tradisi saweran pernikahan di Desa Argosari yang dilakukan oleh sang pengantin yaitu setelah proses akad nikah dilakukan. Makna filosofis tradisi saweran yaitu supaya pengantin dapat hidup rukun, sakinah, mawaddah, warahmah dalam rumah tangganya. Dalam tradisi saweran terdapat beberapa perlengkapan yang masing-masing mempunyai makna seperti, beras memiliki makna kebahagiaan, uang melambangkan kemuliaan, dan permen memiliki makna keharmonisan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Filosofis, Tradisi, Saweran, Makna Perlengkapan
Subjects: 000 Karya Umum
2x3 Aqidah dan Ilmu Kalam
2x6 Sosial dan Budaya
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama
Date Deposited: 11 Nov 2021 04:34
Last Modified: 11 Nov 2021 04:35
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/9776

Actions (login required)

View Item View Item