PENGARUH PEMBERIAN NAUNGAN DAN WAKTU PENYIRAMAN TERHADAP PENURUNAN MORTALITAS ANAKAN BEKICOT (Achatinafulica)

Fajeri Maratusoleah, Nurul and Muntholib, Muntholib and Safita, Reny (2021) PENGARUH PEMBERIAN NAUNGAN DAN WAKTU PENYIRAMAN TERHADAP PENURUNAN MORTALITAS ANAKAN BEKICOT (Achatinafulica). Skripsi thesis, UIN SUTHA JAMBI.

[img] Text
NURUL FAJERI MARATUSOLEAH.pdf - Published Version

Download (8MB)

Abstract

Bekicot (Achatina falica ) merupakan hewan Avertebrata dari kelompok Mollusca. Bekicot memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi, pakan temak, dan dapat memenuhi permintaan ekspor yang selama ini belum terpenuhi. Pembudidayaan bekicot telah dikembangkan. Salah satu aspek penting dalam usaha meningkatkan budidaya bekicot (Achatina fulica) adalah penyediaan benih atau anakan bekicot (Achatina falica) dengan penellitian yang dilakukan bertujuan untuk menurunkan mortalitas anakan bekicot dengan cara mengatur lingkungan yang dianggap paling berpengaruh, yaitu pemberian naungan, dan waktu penyiraman. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Arza Gria Mandiri Kelurahan Medalo Asri. Rancangan yang digunakan adalah RAK ( Rancangan Acak Kelompok) dengan pola Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu : No ( tanpa ada naungan), N1 ( 112 naungan ) dan N2 ( naungan secara total), sedangkan faktor kedua waktu penyiraman yaitu : 80 pada jam 08.00 WIB, 81 pada jam 12.00 WIB, S2 pada jam 17.00 WIB. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat mortalitas anakan bekicot (Achatina falica). Data dalam penelitian ini dianalisis dengan sidik ragam dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 95 %. Pada sidik ragam dapat diketahui bahwa kombinasi perlakuan pemberian naungan dan waktu penyiraman terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina fulica) menunjukkan adanya interaksi begitu juga dengan uji lanjutan yaitu uji BNT. Pada mortalitas anakan bekicot (Achatina falica) perlakuan pemberian naungan secara total dengan waktu penyiraman pagi, siang, dan sore merupakan perlakuan yang interaksi pemberian naungan dan waktu penyiraman sangat nyata berpengaruh terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina falica ). Perlakuan tanpa pemberian naungan merupakan perlakuan yang interaksinya nyata berpengaruh terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina fulica ). Interaksi perlakuan N2S3• N2S1 dan N1S3 memberikan interaksi yang sangat nyata terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina falica). Interaksi perlakuan NoSJ memberikan interaksi yang nyata. Dari basil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian naungan dan waktu penyiraman berpengaruh terhadap penurunan mortalitas anakan bekicot.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Bekicot (Achatina falica ) merupakan hewan Avertebrata dari kelompok Mollusca. Bekicot memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi, pakan temak, dan dapat memenuhi permintaan ekspor yang selama ini belum terpenuhi. Pembudidayaan bekicot telah dikembangkan. Salah satu aspek penting dalam usaha meningkatkan budidaya bekicot (Achatina fulica) adalah penyediaan benih atau anakan bekicot (Achatina falica) dengan penellitian yang dilakukan bertujuan untuk menurunkan mortalitas anakan bekicot dengan cara mengatur lingkungan yang dianggap paling berpengaruh, yaitu pemberian naungan, dan waktu penyiraman. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Arza Gria Mandiri Kelurahan Medalo Asri. Rancangan yang digunakan adalah RAK ( Rancangan Acak Kelompok) dengan pola Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu : No ( tanpa ada naungan), N1 ( 112 naungan ) dan N2 ( naungan secara total), sedangkan faktor kedua waktu penyiraman yaitu : 80 pada jam 08.00 WIB, 81 pada jam 12.00 WIB, S2 pada jam 17.00 WIB. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat mortalitas anakan bekicot (Achatina falica). Data dalam penelitian ini dianalisis dengan sidik ragam dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 95 %. Pada sidik ragam dapat diketahui bahwa kombinasi perlakuan pemberian naungan dan waktu penyiraman terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina fulica) menunjukkan adanya interaksi begitu juga dengan uji lanjutan yaitu uji BNT. Pada mortalitas anakan bekicot (Achatina falica) perlakuan pemberian naungan secara total dengan waktu penyiraman pagi, siang, dan sore merupakan perlakuan yang interaksi pemberian naungan dan waktu penyiraman sangat nyata berpengaruh terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina falica ). Perlakuan tanpa pemberian naungan merupakan perlakuan yang interaksinya nyata berpengaruh terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina fulica ). Interaksi perlakuan N2S3• N2S1 dan N1S3 memberikan interaksi yang sangat nyata terhadap mortalitas anakan bekicot (Achatina falica). Interaksi perlakuan NoSJ memberikan interaksi yang nyata. Dari basil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian naungan dan waktu penyiraman berpengaruh terhadap penurunan mortalitas anakan bekicot.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
500 Ilmu-Ilmu Alam dan Matematika > 570 Ilmu Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: Mohd Isnaini
Date Deposited: 03 Sep 2021 03:36
Last Modified: 03 Sep 2021 03:36
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/8960

Actions (login required)

View Item View Item