FUNGSI MASJID SEBAGAI SARANA DAKWAH DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA (STUDI DI MASJID BESAR ASY-SYUHADA KELURAHAN KENALI BESAR SIMPANG RIMBO KOTA JAMBI)

Mulyadi, UK140132 and Sururuddin, and Nurbaiti, (2018) FUNGSI MASJID SEBAGAI SARANA DAKWAH DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA (STUDI DI MASJID BESAR ASY-SYUHADA KELURAHAN KENALI BESAR SIMPANG RIMBO KOTA JAMBI). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
uk140132 mulyadi komunikasi dan penyiaran islam - Fatur Rahman.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat sujud (shalat) saja. Namun, lebih dari itu masjid memiliki banyak fungsi yang membuat keberadaanya menjadi pusat kegiatan Islam. Di zaman sekarang ini masih banyak masjid yang belum didayagunakan secara optimal, sehingga seringkali keberadaan masjid tidak mampu memberikan angin perubahan kepada lingkungan sekitar. Hal ini paling tidak disebabkan oleh dua hal; pertama, kurang adanya kepedulian dari arsitek muslim untuk memberikan asistensi dalam pembangunan sebuah masjid yang multi fungsi. Kedua, rendahnya pengetahuan umat terhadap soal-soal yang berkaitan dengan pengelolaan masjid. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Penulis memaparkan bagaimana fungsi masjid sebagai sarana dakwah dalam membina akhlak remaja beserta mengetahui faktor pendukung faktor penghambat dan strategi dalam menghadapi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas di Masjid besar asy syuhada memiliki beberapa kegiatan untuk membina akhlak remajanya seperti majlis atau pengajian selesai sholat isya pada malam rabu, yasinan remaja malam minggu. Faktor pendukung aktivitas dakwah Islam di Masjid besar asy-syuhada yakni faktor pendukung itu adalah adanya seorang guru penggerak remaja, mengumpulkan remaja sedikit demi sedikit lalu dikembangkanlah oleh remaja itu sendiri. Adapun faktor penghambat aktivitas dakwah Islam yang dilaksanakan di Masjid Besar Asy-Syuhada. Pertama, Kejenuhan remaja terhadap kegiatan tersebut. Kedua, Jadwal malam minggu. Ketiga, Faktor lingkungan. Keempat, Faktor gadget. Dalam mengatasi faktor penghambat tersebut pihak dari ketua masjid melakukan berbagai cara dimulai dari bertanya kepada yang tidak hadir memecahkan masalahnya dan membuat kegiatan seperti contohnya jalan-jalan kepada anggotanya untuk menghilangkan jenuh dengan kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan tiap minggu tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 06 Feb 2020 02:04
Last Modified: 06 Feb 2020 02:04
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/877

Actions (login required)

View Item View Item