PERAN PEMERINTAH DESA LIDUNG DALAM MELESTARIKAN KESENIAN ISLAM BAGHAMI (STUDI SAKASUS DI DESA LIDUNG KECAMATAN SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVISI JAMBI)

Syukron Makmun, UK140137 and Salim, Agus and Iqbal, Adi (2018) PERAN PEMERINTAH DESA LIDUNG DALAM MELESTARIKAN KESENIAN ISLAM BAGHAMI (STUDI SAKASUS DI DESA LIDUNG KECAMATAN SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVISI JAMBI). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
uk140137 Skripsi syukron makmun komunikasi dan penyiaran islam - Fatur Rahman.pdf

Download (3MB)

Abstract

Hubungan antara pemerintah dengan pengembangan dakwah Islam telah dilakukan oleh banyak peneliti. Namun, penelitian tentang hubungan peran pemerintah, terutama pemerintah desa di Sarolangun dengan pelestarian kesenian Islam masyarakat lokal belum dilakukan. Maka, tujuan penelitian ini memberikan gambaran mengenai pelaksanaan kesenian Baghamidi Desa Lidung, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi; peran pemerintah desa,serta hambatan upaya pelestarian kesenian Islam tersebut; Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu peneliti berusaha memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, misalnya prilaku, motivasi tindakan, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulam data observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara terhadap tujuh orang informan tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Lidung, serta melakukan observasi dan dokumentasi pada bulan Februari 2018. Data yang terkumpul dianalisa denganmelakukan reduksi, display, melakukan verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Baghami sebagai budaya masyarakat desa Lidung tetap bertahan melalui grup Baghami yang masih bertahan hingga saat ini. PeranPemerintah Desa Lidung dalam melestarikan kesenian Islam Baghamitelah dilakukan, terutamadalam pesta-pesta pernikahan, aqikah, hitanan dan acara sosial lainnya. Peran pemerintah juga dalam bentukmempertahankan pelarangan musik moderen, seperti organ tunggal, di Desa Lidung dalam pesta maupun acara sosial.Kesenian Baghamitetap dipertahankan sebagai penarik dan salah satu hiburan pada acara sosial di Desa Lidung. Pelestarian Baghamijuga mengalami hambatan seperti desakanmodernisasi melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, koordinasi atau kerjasama antara lembaga adat dan pemerintahan Desa yang kurang aktifserta adanya keinginan dari tokoh pemuda untuk mengadakan selain Baghami. Kesadaran kaum muda terhadap pelestarian kesenian Baghami semakin memudar disebabkan beberapa faktor, antara lain:Kesenian modern yang memberikan pengaruh langsung dan tidak langsung; Kurangnya minat para pemuda terhadap kesenian Baghami karena dianggap kurang gaul; Pengaruh budaya dari desa-desa tetangga, termasuk budaya yang ada di kawasan perkebunan kelapa sawit sekitar desa Lidung, dimana sebagian warga desa bekerja. Penelitian ini menyarankan beberapa hal secara praktis: pertama, peran pemerintah desa tetap dipertahankan dalam melestarikan Baghami dalam pesta pernikahan, aqikah dan hitanan serta acara lainnya, bahkan peran pemerintah kabupaten dapat dilakukan dengan menjadikan Baghami sebagai identitas lokal masyarakat Sarolangun. Kedua, masyarakat desa Lidung, terutama kaum muda seharusnya tetap aktif melestarikan Baghamisebagai budaya yang telah diwariskan turun temurun dan identitas dakwah Islam melalui kesenian di desa Lidung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 900 Sejarah, Geografi dan Disiplin Ilmu yang berkaitan
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 06 Feb 2020 01:57
Last Modified: 06 Feb 2020 01:57
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/875

Actions (login required)

View Item View Item