PENYELESAIAN SECARA ADAT KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DITINJAU DARI HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Kasus Desa Muaro Jambi Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi)

GUSDIANTI, DELA and Ramlah, Ramlah and Aiman, Muhammad (2021) PENYELESAIAN SECARA ADAT KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DITINJAU DARI HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Kasus Desa Muaro Jambi Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PENYELESAIAN SECARA ADAT KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DITINJAU DARI HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (Studi Kasus Desa Muaro Jambi Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi))
102170136 PENYELESAIAN SECARA ADAT KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DITINJAU DARI HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM STUDI KASUS DESA MUARO JAMBI KECAMATAN MARO SEBO KABUPATEN MUARO JAMBI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menggungkap dan mengetahui tentang penyelesaian secara adat kasus kekerasan dalam rumah tangga ditinjau dari hukum pidana positif dan hukum pidana Islam (Studi Kasus Desa Muaro Jambi Kecamatan Maro Sebo). Korban kekerasan dalam rumah tangga yang kebanyakan adalah perempuan harus mendapat perlindungan dari Negara dan atau masyarakat, agar terhindar dan terbebas dari kekerasan penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan. Kekerasan dalam rumah tangga khususnya kekerasan yang dilakukan suami terhadap istri, tidak hanya menimbulkan penderitaan fisik tetapi juga penderitaan psikis. Oleh karena itu korban KDRT harus mendapat perlindungan secara maksimal. Kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan suami terhadap istrinya dikategorikan sebagai perbuatan pidana karena terdapat kelakukan yang dilarang dan bersifat melanggar hukum, sehingga perbuatan itu mengandung sanksi yang dikenakan bagi yang melanggar larangan tersebut..Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berusaha membahas penyelesaian secara adat terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: pertama, ketua adat di Desa Muaro Jambi menyatakan sanksi kepada pelaku dengan membayar denda seekor kambing dan 20 (dua puluh) gantang beras, karena korban termasuk kategori mengalami luka yang tinggi, luka yang tinggi yaitu luka yang merusak rupa seperti di wajah dan sebagainya tetapi tidak terlalu parah, korban tersebut di tampar oleh suaminya dan rambutnya di jambak. Kedua, kendala dan solusi dalam penyelesaian secara adat yakni Kurangnya sifat keterbukaan dari korban kekerasan rumah tangga, ketakutan untuk melaporkan kasus yang dialami korban dalam rumah tangganya, kurang sosialisasi tentang kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kurang pengetahuan masyarakat terhadap kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebagai tindak kriminal yang diatur dalam Undang-Undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Penyelesaian Secara Adat Terhadap Kasus KDRT, Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga, KDRT Menurut Hukum Islam
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 10 Jun 2021 16:38
Last Modified: 10 Jun 2021 16:39
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/8179

Actions (login required)

View Item View Item