KEKUATAN REKAMAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA DI PENGADILAN NEGERI JAMBI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Jusnaidi, A. and Gani, Ruslan Abdul and Razak, Abdul (2019) KEKUATAN REKAMAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA DI PENGADILAN NEGERI JAMBI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (KEKUATAN REKAMAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA DI PENGADILAN NEGERI JAMBI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)
WTR-A. JUSNAIDI.pdf

Download (2MB)

Abstract

Peneliti mengangkat skripsi yang berjudul kekuatan rekaman closed circuit television sebagai alat bukti dalam penanganan tindak pidana Penistaan Agama di Pengadilan Negeri Jambi perspektif hukum Islam. Adapun tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui kedudukan alat bukti CCTV (closed circuit television) dalam pembuktian tindak pidana Penistaan Agama perspektif hukum Islam dan bagaimana kekuatan pembuktian alat bukti CCTV (closed circuit television) dalam perkara penistaan agama di Pengadilan Negeri Jambi. Adapun jenis penelitian ini adalah yuridis normatif (normative legal reserch) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan pengkajian perundang-undangan yang berlaku dan diterapkan terhadap suatu permasalahan hukum tertentu. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alat bukti CCTV (closed circuit television) dapat di jadikan alat bukti dalam hukum Islam dengan mengqias alat bukti CCTV (closed circuit television) dengan alat bukti yang sah menurut Islam, dan menurut hukum positif alat bukti CCTV (closed circuit television) adalah salah satu bentuk informasi elektronik yang dapat digunakan sebagai alat bukti hukum yang sah atau setidak-tidaknya dapat digunakan sebagai penunjang alat bukti yang lain disidang pengadilan sepanjang pengambilan atau pemindahan rekaman kamera CCTV (closed circuit television) sesuai prosedur dan dapat ditampilkan. Sedangkan kekuatan alat bukti CCTV dapat di pertanggung jawabkan apabila alat bukti tersebut pengambilan atau pemindahan hasil rekaman CCTV (closed circuit television) dilakukan oleh aparat penegak hukum (frasa) sesuai putusan mahkamah konstitusi No.20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 september 2016.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 09 Jun 2021 12:19
Last Modified: 09 Jun 2021 12:20
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/8157

Actions (login required)

View Item View Item