PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM NOMOR 18 TAHUN 2019 PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JAMBI

SEPTIANSYAH, RIZKI and Ishaq, Ishaq and Sulistio, Dody (2021) PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM NOMOR 18 TAHUN 2019 PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JAMBI. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM NOMOR 18 TAHUN 2019 PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JAMBI)
102170182,pembebasan bersyarat bagi narapidana berdasarkan peraturan menteri hukum dan HAM nomor 18 tahun 2019 pada lembaga pemasyarakatan kelas II A Jambi.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pembebasan Bersyarat Bagi Narapidana Berdasarkan Permenkumham Nomor 18 Tahun 2019 Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi. Penelitian ini adalah penelitian hukum dengan pendekatan kualitatif atau yuridis empiris. Sampel dari narapidana yang mendapatkan pembebasan bersyarat di Lembaga pemasyaraktan kelas II A Jambi, data yang diambil dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka didapatkan hasil bahwa Pelaksanaan penetapan 2/3 Masa Pidana Minimal 9 Bulan atas pemberian pembebasan bersyarat bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi belum berjalan sebagaimana yang diatur dalam Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor M.01.PR.07-03 Tahun 1985 Tentang Organisasi dan Tata Cara Kerja Lembaga Pemasyarakatan.Adapun pembinaan dan bimbingan baginarapidana yang mendapatkan pembebasan bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi bahwa terdiri atas 2 (dua) pola pembinaan, yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Adapun mengenai bentuk pembinaan keribadian seperti: a) Pendidikan mental berupa pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, kesadaran hukum, kemampuan intelektual dan spiritual, b) Pendidikan jasmani melalui beberapa cabang olahraga. Sedangkan pembinaan kemandirian berupa pendidikan dan bimbingan kerja narapidana. Pembinaan terhadap narapidana residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi belum maksimal. Hal ini dikarenakan bentuk pembinaan yang dilakukan tidak terlaksana karena adanya kendala-kendala yang menglingkupinya. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembebasan bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi, yaitu Prosedur pengusulan Pembebasan Bersyarat terlalu rumit dan memakan waktu yang cukup lama, Penjamin pihak keluarga Narapidana itu sendiri tidak bersedia menjadi penjamin, Terdapat hambatan Psikologis dari masyarakat dalam penerimaan kembali Narapidana tersebut dalam lingkungan masyarakat dan Proses di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sangat lama karena merupakan pemusatan dari seluruh Rumah Tahanan /Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Pembebasan Bersyarat, Pembinaan Dan Kendala
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 09 Jun 2021 06:00
Last Modified: 09 Jun 2021 06:01
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/8123

Actions (login required)

View Item View Item