NILAI FILOSOFIS DAN SPIRITUAL DALAM TRADISI BAUMO MASYARAKAT KECAMATAN BATIN XXIV KABUPATEN BATANGHARI

Ziman, Ziman and Sobur, Kadir and Harun, Hermanto (2021) NILAI FILOSOFIS DAN SPIRITUAL DALAM TRADISI BAUMO MASYARAKAT KECAMATAN BATIN XXIV KABUPATEN BATANGHARI. Tesis thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text
TESIS ZIMAN REVISI 2.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Tesis dengan judul “Nilai filosofi dan nilai spiritual dalam tradisi Baumo masyarakat Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari”, ini ditulis oleh Ziman dengan bimbingan dari Prof. Dr. Kadir Shobur, MA., Ph.D dan Dr. H. Hermanto Harun, Lc., M.HI., Ph.D. Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh adanya pergeseran budaya dan tradisi Baumo Masyarakat Batin XXIV. Pergeseran Tersebut berupa: 1. Pergeseran dari tradisi yang bersifat tradisional menjadi tradisi modern Hutan Tanaman Indstri, 2. Pergeseran nilai-nilai tradisi baumo. Padahal, dalam tradisi baumo tersebut terkandung nilai-nilai kearifan lokal yang sangat tinggi seperti etika lingkungan yang dalam teori modern saat ini banyak dikaji. Nilai yang terkandung dalam tradisi baumo tersebut, dari kajian sementara penulis, dapat dilihat dari sisi nilai filosofisnya dan dari sisi nilai spiritualnya. Ini bisa didekati dengan pendekatan filosofis teori nilai Max Scheler. Secara Teoritis, eksistensi tradisi Baumo berada dalam perdebatan antara teori modernitas yang menghendaki perubahan. Dengan teori lokal jenius yang ingin kembali menggali nilai-nilai dari kearifan lokal. Pertanyaan penelitian dalam penulisan tesis ini adalah (1) Bagaimana sejarah dan proses Baumo di masyarakat Batin XXIV Kabupaten Batanghari? (2) Apa nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi Baumo masyarakat Batin XXIV Kabupaten Batanghari? (3) Apa nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam tradisi Baumo masyarakat Batin XXIV Kabupaten Batanghari? Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: (1) Tradisi baumo di masyarakat Kecamatan Batin XXIV merupakan sebuah tradisi turun-temurun sejak dahulu, jauh sebelum pemerintahan Belanda dan Jepang berkuasa di tanah Jambi. Selain itu, tradisi baumo juga didasarkan pada prinsip adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. (2) Nilai filosofis : 1. Epistemologis, masyarakat Batin XXIV melakukan segala prosesi tradisi baumo berdasarkan kepatuhan terhadap hukum adat melayu jambi. juga dilakukan berdasarkan pengetahuan masyarakat pada hukum alam. 2. Aksiologis atau etika, tradisi baumo masyarakat Batin XXIV mengandung nilai etika lingkungan dan etika dalam menjalani kehidupan dengan kearifan. (3) Nilai spiritual tradisi baumo, seperti keyakinan masyarakat akan ajaran agama, yaitu ajaran Islam tentang adab dalam memulai segala sesuatu dengan bertawakkal dan berserah diri pada Allah dan ajaran yang terkandung didalamnya, seperti tercermin dalam penentuan hari baik, basokat dan menyapo padi. Selain itu, masyarakat Batin XXIV juga meyakini adanya jiwa pada padi.

Item Type: Thesis (Tesis)
Keywords / Katakunci: Masyarakat Batin XXIV Batanghari, Nilai Filosofis, Nilai Spiritual, Tradisi Baumo.
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan
300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antar Personal
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.1 Filsafat
Divisions: Pascasarjana > Magister > Prodi Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Mohd Isnaini
Date Deposited: 07 Apr 2021 07:31
Last Modified: 07 Apr 2021 07:31
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/6830

Actions (login required)

View Item View Item