IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI DI PASAR AURDURI KOTA JAMBI)

WIJUANNISA, PUTRI ISLAMI and Razak, Abdul and Armansyah, Yudi (2021) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI DI PASAR AURDURI KOTA JAMBI). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA JAMBI NOMOR 12 TAHUN 2016 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI DI PASAR AURDURI KOTA JAMBI))
PUTRI ISLAMI WIJUANNISA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi atau pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Jambi nomor 12 Tahun 2016 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Pasar Aurduri Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Pasar Aurduri Kota Jambi. Adapun data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari beberapa sumber melalui wawancara, dokumentasi serta observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kebijakan implementasi yang digunakan yaitu menggunakan teori Van Meter dan Van Horn sikap pelaksana, komunikasi, serta kepatuhan dan daya tanggap kelompok sasaran. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penataan pedagang kaki lima di Pasar Aurduri terbagi ke dalam empat tahapan yaitu tahap sosialisasi kebijakan, tahap penataan, tahap penertiban, dan tahap pembinaan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan penataan pedagang kaki lima di Pasar Aurduri telah sesuai dengan aturan atau petunjuk pelaksanaan yang berlaku namun dalam tahap pembinaan masih belum efektif karena mengatasi tidak hanya sebatas sosialisasi saja. Dan pada tahap sosialisasi dan tahap penataan faktor yang menghambat dalam penataan PKL adalah faktor sumber daya serta faktor kepatuhan dan daya tanggap kelompok sasaran. Implikasi yang timbul setelah penataan adalah masih ada PKL yang tidak mau masuk ke dalam pasar. Untuk mengatasi dampak tersebut semestinya pemerintah kota jambi melalui Disperindag tidak hanya melakukan sosialisasi saja namun disertai tindakan tegas di Pasar Aurduri agar para PKL mau mengikuti aturan yang ada.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Pasar Aurduri, Penataan, PKL
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 01 Apr 2021 05:41
Last Modified: 01 Apr 2021 06:23
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/6744

Actions (login required)

View Item View Item