MAKNA SIMBOLIS TRADISI TINGKEBAN DALAM KEHIDUPAN MASYRAKAT JAWA DI KELURAHAN TANJUNG SOLOK. KECAMATAN KUALA JAMBI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

Andrika Hidayat, Yahya and Djunaidi, Djunaidi and Arifullah, Mohd. (2020) MAKNA SIMBOLIS TRADISI TINGKEBAN DALAM KEHIDUPAN MASYRAKAT JAWA DI KELURAHAN TANJUNG SOLOK. KECAMATAN KUALA JAMBI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
Skripsi Yahya Watermark.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Pada masyarakat Jawa, upacara peralihan dilaksanakan dalam peristiwa kelahiran,perkawinan, dan kematian.Tulisan ini akan mengangkat upacara tingkeban yang termasuk dalam peristiwa kelahiran. Tingkeban adalah upacara yang dilaksanakan oleh wanita yang hamil pertama kali ketika kandungannya genap berusia tujuh bulan. Dalam penyelenggaraan upacara ini ada beberapa rangkaian yang harus dilaksanakan diantaranya siraman dan slametan. Dalam slametan banyak dijumpai adanya sajen-sajen yang mempunyai makna dalam simbol yang terkandung di dalamnya yaitu berupa bentuk simbol, fungsi simbol dan makna simbol, inilah yang menjadi objek penelitian penulis untuk mendeskripsikan bentuk simbol, fungsi simbol dan makna simbol dalam tatacara upacara Tingkeban. Adapun metode yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan adalah para informan baik yang terlibat maupun yang dianggap mengerti tentang tradisi tersebut, yaitu para tokoh masyarakat serta buku-buku yang menunjang dalam penelitian tersebut.Pengamatan ini dilakukan terhadap nilai simbolisme dalam bentuk, makna, dan fungsi dari masing-masing prosesi ataupun perlengkapan di masyarakat di Kelurahan Tanjung Solok, sehingga ditemukan nilai-nilai simbolisme yang menjadi bahan penelitian. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan Teori Clifford Geertz. Selain itu penelitian ini juga menggunakan penelitian nilai kajian simbolisme. Hasil penelitian ini tatacara tingkeban memiliki tiga jenis berdasarkan tujuannya yaitu Dilihat dari bentuknya upacara adat yang dilakukan oleh seseorang yang dikaruniai bayi dalam kandunganya yang sudah berusia tujuh bulan.Kajian simbolisme tatacara tingkeban di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur yaitu meliputi 1) Deskripsi bentuk simbol, 2) deskripsi makna simbol, dan 3) deskripsi fungsi simbol. Berdasarkan penelitian di atas diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian mengenai tatacara tingkeban(hamil tujuh bulan), dengan menggunakan pendekatan sehingga mampu menemukan hal-hal baru yang menarik. Bagi dunia pendidikan, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pemahaman karya sastra khususnya yang berkaitan dengan pengajaran sastra dan budaya, dan juga tatacara prosesi upacara bagi orang yang hamil tujuh bulan. Selain itu dapat digunakan sebagai dorongan bagi mahasiswa dan pelajar untuk lebih memperhatikan kajian simbolisme dalan tradisi atau upacara di masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 2x3 Aqidah dan Ilmu Kalam > 2x3.7 Kepercayaan Mengenai Hal Tertentu
300 Ilmu Sosial
100 Filsafat dan Psikologi > 170 Etika dan Filsafat Moral > 179 Norma Etika Lainnya
300 Ilmu Sosial > 305 Kelompok Sosial
300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antar Personal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Mohd Isnaini
Date Deposited: 03 Dec 2020 07:35
Last Modified: 03 Dec 2020 07:35
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/6227

Actions (login required)

View Item View Item