Antara Adat dan Syariat (Studi Tentang Tradisi Mandi Darah di Desa Pauh Kecaamatan Rawas Ilir, Muratara, Ditinjau dari Perspektif Islam)

Umar, Hasbi and Akta, Muhammad (2020) Antara Adat dan Syariat (Studi Tentang Tradisi Mandi Darah di Desa Pauh Kecaamatan Rawas Ilir, Muratara, Ditinjau dari Perspektif Islam). PROSIDING INTERNATIONAL SEMINAR on ISLAMIC STUDIES AND EDUCATION (ISoISE). pp. 547-556. ISSN 978-602-60957-6-3 (PDF)

[img] Text (Antara Adat dan Syariat (Studi Tentang Tradisi Mandi Darah di Desa Pauh Kecaamatan Rawas Ilir, Muratara, Ditinjau dari Perspektif Islam))
Prosiding VLS ISoISE-556-564.pdf - Published Version

Download (140kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tradisi Mandi Darah (Merabun Kemean) di Desa Pauh Kec. Rawas Ilir, Muratara ditinjau dari perspektif Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan lokasi Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Provinsi Sumsel. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara eksplisit anjuran Mandi Darah tidak ditemukan dalam nas. Salah satu sumber yang dipegang selama ini adalah tradisi turun- temurun masyarakat bahwa bila seseorang sudah sukses, maka ia akan melakukan nazar untuk melaksanakan Tradisi Mandi Darah (Merabun Kemean). Ada beberapa nilai yang dapat kita ambil dari tradisi Mandi Darah, yaitu bentuk kekayaan adat daerah yang perlu dilestarikan, secara tidak langsung menjadikan Desa Pauh Kecamatan Raws Ilir, Muratara sebagai daerah wisata religi, mempererat tali persaudaraan dan sialturahim dengan sesama dan menghargai orang tua, sesepuh, pemangku adat dan orang yang dituakan dari tradisi yang pernah mereka lakukan

Item Type: Article
Subjects: 300 Ilmu Sosial
300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Pascasarjana
Depositing User: Pascasarjana
Date Deposited: 30 Nov 2020 03:11
Last Modified: 30 Nov 2020 03:11
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/6200

Actions (login required)

View Item View Item