PERAN USTADZ DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADHUL AMIEN MUARO JAMBI

Salim, Ahmad Sofyan and Hidayat, Hidayat and Ridwan, Ridwan (2020) PERAN USTADZ DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADHUL AMIEN MUARO JAMBI. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PERAN USTADZ DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADHUL AMIEN MUARO JAMBI)
Skripsi Ahmad Sofyan Salim (TP.140785) dengan watermark.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Dalam pelaksanaan pendidikan tentunya harus Membina dan menumbuhkan akhlak mulia bahwasannya Nabi Muhammad Saw, diutus ke dunia ini adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Misi pembinaan akhlak mulia ini merupakan tugas utama yang harus dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Mengingat pendidikan islam merupakan salah satu usaha pewarisan dan pelestarian pelajaran islam dari generasi tua kepada generasi muda maka pendidikan islam mempunyai tugas pokok untuk pembinaan akhlak anak didik apalagi pada zaman dewasa ini pengaruh kebudayaan luar islam yang negatif berkembang, maka pendidikan islam mempunyai tugas dan tanggung jawab agar anak didik tetap memiliki akhlak mulia dan tidak terpengaruh oleh kebudayaan asing yang bertentangan dengan nilai dan norma islam (Nur Uhbiyati, 2013: 20). Berdasarkan latar belakang masalah yang telah di uraikan sebelumnya. Terdapat beberapa permasalahan yang perlu diselesaikan antaranya : 1. Ingin mengetahui apa saja kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Ustadz dalam meningkatkan akhlak santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi 2. Ingin mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi Ustadz dalam meningkatkan akhlak santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi 3. Ingin mengetahui upaya yang dilakukan Ustadz untuk mengatasi kendala dalam meningkatkan akhlak santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi. D. METODE PENGUMPULAN DATA 1. Interview (wawancara) Menurut Sugiyono wawancara di gunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peniliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus di teliti, dan juga apabila peniliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit / kecil. Dalam hal ini wawancara di lakukan pada pihak Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi. Metode ini di gunakan untuk mendapat informasi demi kevalidan data (Sugiyono, 2010, hlm. 137) 2. Observasi Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan (Ridwan, 2009, hlm. 42). Dalam penelitian ini peniliti melakukan observasi pada pihak Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi. Metode di lakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi siswa di sekolah baik secara fisik serta seluruh kondisi yang di lingkungan sekolah. 3. Dokumentasi Cara pengumpulan data melalui peningkatan tertulis, seperti arsip- arsip dan termasuk juga buku-buku tentang pendapat, teori, dalil, atau hukum-hukum dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah penilitian disebut tekhnik dokumentasi atau dokumenter. Kemudian jenis data yang penulis gunakan dalam penilitian ini adalah jenis dokumentasi yang terdiri dari kumpulan-kumpulan data yang dibentuk tulisan. Metode ini penulis tujukan kepada Pondok Pesantren Riyadhul Amien Jambi, digunakan untuk pengumpulan data tentang: a. Historis dan geografis. b. Struktur organisasi. c. Keadaan santri dan guru (ustadz). d. Keadaan sarana dan prasarana. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi, ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Ustadz Pondok Pesantren yaitu: Melalui Keteladanan, Melalui Nasehat, serta Melalui Kegiatan Keagamaan seperti muhasabah, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin persmester, dan terkadang kegiatan muhasabah ini diadakan ketika mulai terlihat ada gejala-gejala prilaku negatif dari santri. 2. Dalam usaha pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Riyadhul Amien Muaro Jambi terdapat beberapa kesulitan yang menghambat kegiatan peningkatan kualitas akhlak santri diantaranya: tidak adanya dukungan dari orang tua, pergaulan anak zaman sekarang, dan pengaruh kemajuan teknologi tanpa diiringi dengan pengawasan yang berarti dari orang tua. 3. Ada pun upaya ustadz dalam mengatasi hambatan-hambatan di atas di antaranya: Memberikan Sanksi/Hukuman, Meningkatkan Kerja Sama dengan Orang Tua, Mengadakan Kegiatan Keagamaan, serta Mengintensifkan Pendidikan Agama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Date Deposited: 27 Nov 2020 07:08
Last Modified: 27 Nov 2020 07:08
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/6120

Actions (login required)

View Item View Item