MAKNA HIJRAH DALAM AL-QUR’AN DENGAN KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU

Rozy Ride, Ahmad and Hasbullah, Hasbullah and Ermawati, Ermawati (2020) MAKNA HIJRAH DALAM AL-QUR’AN DENGAN KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (MAKNA HIJRAH DALAM AL-QUR’AN DENGAN KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU)
Skripsi Ahmad Rozy Ride, UT301180084.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Istila-istilah kunci al-Qur’an merupakan kata-kata yang memainkan peranan yang sangat menentukan dalam penyusunan struktur konseptual dasar pandangan dunia al-Qur’an. Kurang akuratnya dalam pemilihan terhadap istilah-istilah kunci hampir tak terelakkan dan mungkin sangat mempengaruhi paling tidak beberapa aspek dari gambaran keseluruhan. Di antara istilah-istilah kunci dalam al-Qur’an ialah kata hijrah. Kata hijrah disebutkan dalam 31 tempat dengan term yang berbeda. Konsep hijrah menjadi istilah penting dalam al-Qur’an sebagaimana tampak dari gaya yang disukai al-Qur’an dalam mendiskripsikan kalam Allah SWT. Kata-kata yang bermakna perpindahan, perubahan dan juga meninggalkan sesuatu. Kata hijrah menjadi kata kunci yang menarik untuk dikaji dalam studi linguistik. Salah satu cabang linguistik yang mempelajari makna pada sebuah bahasa adalah semantik. Penelitian ini menggunakan analisis semantik yang dikembangkan oleh Toshihiko Izutsu, dengan harapan dapat memunculkan pesan-pesan yang dinamik dari kosakata al-Qur’an yang terkandung di dalamnya dengan penalaahan analitis dan metodelogis terhadap konsep-konsep yang tampak memainkan peran dalam pembentukan visi qur’anik dan menemukan weltanschauung atau pandangan dunia masyarakat yang menggunakan kata tersebut. Selanjutnya, langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: pertama mencari makna dasar dan makna relasional dari kata hijrah. Kedua meneliti historis penggunaan kata hijrah pada periode pra qur’anik, periode qur’anik, dan periode pasca qur’anik. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa makna dasar dari kata hijrah pada dasarnya memiliki makna berpindah atau memutus hubungan, yaitu meninggalkan suatu tempat ke tempat yang lainnya. Sedangkan makna relasional dari kata hijrah dibagi menjadi dua pandangan. Analisis sintagmatik dan paradigmatik yang menggunakan kombinasi ‘this-and-this-and-this’. Dalam analisis sintagmatik kata hijrah di dalam al-Qur’an hampir selalu disandingkan dengan kata fii sabilillah (dijalan Allah SWT) sehingga memunculkan makna meninggalkan suatu negeri ke negeri lainnya dalam rangka jihad di jalan Allah SWT. Dalam analisis paradigmatik dapat disimpulkan dengan adanya kata yang dapat mensubstitusikan kata hijrah, yaitu kata jihad. Sedangkan, dalam aspek sinkronik kata hijrah bermakna perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lainnya, atau meninggalkan dar al-kufri menuju dar al-Islam. Dan dari aspek diakronik, makna kata hijrah dibagi dalam tiga periode; periode pra-qur’anik, qur’anik dan pasca qur’anik, yang mana di setiap periode mengalami perubahan-perubahan makna dari kata hijrah tersebut. Bahkan, kata tersebut menjadi kata yang cukup familiar dan trend di kalangan masyarakat di masa sekarang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Tafsir, Semantik, dan Toshihiko Izutsu
Subjects: 000 Karya Umum
2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama
Date Deposited: 26 Nov 2020 03:00
Last Modified: 26 Nov 2020 03:02
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/5934

Actions (login required)

View Item View Item