Sanksi Pemerkosaan Ibu Hamil Yang Mengangibatkan Kematian Janin Perspektif Hukum Pidana Dan Hukum Islam

Ritonga, Asma and Ramlah, Ramlah and Putra, Devrian Ali (2020) Sanksi Pemerkosaan Ibu Hamil Yang Mengangibatkan Kematian Janin Perspektif Hukum Pidana Dan Hukum Islam. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (Sanksi Pemerkosaan Ibu Hamil Yang Mengangibatkan Kematian Janin Perspektif Hukum Pidana Dan Hukum Islam)
SKRIPSI ASMA RITONGA.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sanksi pemerkosaan ibu hamil yang mengakibatkan kematian janin menurut Hukum Positif dan Hukum Pidana Islam. Metode yang digunakan dengan Deskriptif Analisis atau penelitian yang menggambarkan secermat mungkin tentang hal-hal yang diteliti, dengan jalan mengumpulkan data melalui metode penelitian kepustakaan yang berkaitan dengan apa yang diteliti. Sumber primer penelitian ini adalah KUHP dan kitab Fiqh Jinayah Hasil dari penelitian adalah Sanksi pelaku tindak pidana pemerkosaan terhadap ibu hamil yang mengakibatkan kematian janin. Dalam hukum positif dan hukum pidana Islam terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaanya adalah sanksi/hukuman bagi pelaku sama-sama diperberat/ditambah hukumannya. Perbedaanya adalah bentuk dan penerapan sanksinya berbeda. Menurut hukum positif, untuk pemerkosaan sendiri diatur dalam pasal 285 yang hukumannya paling lama dua belas tahun, sedangkan untuk kematian janin diatur dalam pasal 347 ayat (1) KUHP yang hukumannya dua belas tahun juga, tetapi dalam kasus ini bahwa matinya janin di sini dianggap pembunuhan semi sengaja karena si pelaku tidak ada niat untuk membunuh janin akan tetapi tujuan si pelaku hanya untuk memperkosa saja, jadi pelaku di sini dikenakan hukuman yang diatur dakam pasal 291 ayat (2) yang hukumannya yaitu lima belas tahun. Sanksi pelaku tindak pidana pemerkosaan ibu hamil yang mengakibatkan kematian janin menurut Hukum Pidana Islam, untuk pemerkosannya sendiri diatur dengan hukuman jilid atau rajam seperti hukuman perzinahan bagi pelaku, sedangkan untuk kematian janinnya dikenakan hukuman diyat janin yaitu lima ekor unta, karena dalam kasus ini kematian janinnya tidak sengaja atau disebut semi sengaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Sanksi, Pemerkosaan, Pembunuhan Janin
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 19 Nov 2020 06:15
Last Modified: 19 Nov 2020 06:16
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/5760

Actions (login required)

View Item View Item