PRAKTEK JUAL BELI TANAH TANPA SERTIFIKAT MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO 5 TAHUN 1960 TENTANG PERATURAN DASAR POKOK-POKOK AGRARIA (STUDI KASUS DI DESA MUARO BELENGO KABUPATEN MERANGIN PROPINSI JAMBI)

Adkan, Hairul and L, Bakhtiar and Muhammad, Fauzi (2018) PRAKTEK JUAL BELI TANAH TANPA SERTIFIKAT MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO 5 TAHUN 1960 TENTANG PERATURAN DASAR POKOK-POKOK AGRARIA (STUDI KASUS DI DESA MUARO BELENGO KABUPATEN MERANGIN PROPINSI JAMBI). Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text
SHE141581 HAIRUL ADKAN HUKUM EKONOMI SYARIAH - Sarwinda Inda.pdf

Download (2MB)

Abstract

Jual beli pada hakikatnya tentulah bukan sesuatu yang dilarang dalam Islam apapun bentuk dan objeknya, sebelum ada dalil yang melarangnya. Selain memperboleh praktek jual beli, Islam juga mengatur tata cara jual beli yaitu dengan unsur suka sama suka akan tetapi tidak boleh merugikan pihak lain. Sedangkan menurut ketentuan yang berlaku jual beli dalam UUPA untuk menjamin kepastian hukum hak atas tanah haruslah dilakukan dihadapan PPAT, akan tetapi terjadi di Desa Muara Belengo ternyata masih banyak terjadi peralihan hak atas tanah yang dilakukan dibawah tangan dalam arti tidak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, hal yang demikian tentulah akan sangat merugikan pihak pembeli, karena dia hanya dapat menguasai hak atas tanah secara fisik saja secara hukum kepemilikan atas tanah tersebut adalah tetap pada penjual. Begitupun bila dikaitkan dengan Hukum Islam praktek jual beli seperti ini tentu sesuatu yang dilarang, karena dalam praktek jual beli tersebut ada pihak yang dirugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktek jual beli tanah tanpa sertifikat ditinjau dari Hukum Islam dan Undang Undang No 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Dalam penyusunan skripsi ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan deskriptif kualitatif, dengan teknik mengumpulkan data interviu, dokumentasi dan observasi. Penelitian ini deskriptif yaitu mengambarkan pokok masalah yang ada dalam pokok bahasan secara kritis analitis apakah masalah itu sesuai dengan hukum islam dan UUPA atau tidak, dengan pendekatan normative yaitu pendekatan melalui norma-norma Hukum Islam berdasarkan nash Al-Qur’an, Hadits maupun Ijthad para ulama serta undang-undangan yang berlaku dalam UUPA. Setelah melakukan penelitian di Desa Muara Belengo Kabupaten Merangin Provinsi Jambi dapat diambil kesimpulan antara lain: Pengetahuan serta pemahaman masyarakat terhadap praktek jual beli tanah tanpa sertifikat, masih sangat-sangat kurang, sehingga mereka tidak memikirkan dampak dari jual beli yang dilakukan. Sedangkan menurut Hukum Islam, tidak boleh merugikan pihak lain dalam praktek jual beli, begitupun dengan kepastian hukum yang sudah diatur secara jelas dalam UUPA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 2x4 Fiqih
300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:28
Last Modified: 04 Dec 2019 04:28
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/512

Actions (login required)

View Item View Item