PENYELESAIAN PERKARA PERSELINGKUHAN MENURUT HUKUM ADAT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA RAMBUTAN MASAM)

MUTTAQIN, ZAINAL and Ramlah, Ramlah and Alhusni, Alhusni (2020) PENYELESAIAN PERKARA PERSELINGKUHAN MENURUT HUKUM ADAT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA RAMBUTAN MASAM). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
ZAINAL MUTTAQIN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Penyelesaikan permasalahan perselingkuhan, agar tidak terjadi perceraian dapat dilakukan pemulihan hubungan dengan pasangan perkawinan baik dilakukan oleh kedua belah pihak suami isteri, keluarga, ataupun dari pihak mediasi pengadilan, namun kenyataan yang terjadi biasanya tidak semudah konsep yang telah direncanakan. Pendekatan Penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi terhadap aktivitas. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi keterpercayaan hasil penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi guna memenuhi kriteria kredibilitas, keteralihan, ketergantungan dan obyektifitas. Hasil penelitian ini Faktor Penyebab Terjadinya Perselingkuhan di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari. Faktor Internal: kurangnya pendidikan Agama, kurangnya komitmen, munculnya kebosanan, berkurangnya rasa cinta kepada pasangan, merasa pasangan tidak sesuai harapan, faktor eksternal: adanya godaaan wanita atau pria lain, faktor ekonomi, adanya kekerasan, hubungan tidak harmonis, permasalahan seksual, hubungan jarak jauh. Teknik penyelesaian perkara perselingkuhan yang terjadi di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari. Penyelesaian dengan cara hukum adat, perselingkuhan yang melakukan perzinahan dalam hukum nasional, perselingkuhan yang melakukan perzinahan dalam perspektif hukum islam. upaya penyelesaian perkara perselingkuhan menurut hukum adat ditinjau dari hukum Islam di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari. Memberi arahan kepada pasangan yang selingkuh, atasi berbagai persoalan suami-istri dengan cara yang benar islami dan tidak melibatkan orang (lelaki atau perempuan) lain, kepada pasanagan yang selingkuh agar menjaga pergaulan dengan lawan jenis di tengah-tengah masyarakat, pasangan selingkuh harus memutuskan perselingkuhannya, upaya memberikan kesediaan kepada pasangan selingkuh untuk berubah, memberikan kesadaran untuk menghindari kelangsungan hubungan, menghindari peluang perselingkuhan, berada bersama pasangan perkawinan, membina komunikasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Penyelesaian Perkara Perselingkuhan, Menurut Hukum Adat, dan Hukum Islam
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 10 Nov 2020 04:30
Last Modified: 10 Nov 2020 04:30
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/5103

Actions (login required)

View Item View Item