PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PROSES PENYIDIKAN STUDI KASUS POLSEK TELANAIPURA KOTA JAMBI

Saputra, M. Asis and Rasito, Rasito and Kurniawan, Edi (2020) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PROSES PENYIDIKAN STUDI KASUS POLSEK TELANAIPURA KOTA JAMBI. Skripsi thesis, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana dalam proses penyidikam studi kasus polsek telanaipura kota jambi)
SKRIPSI FINAL ASIS.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini bertujun untuk mengungkap bentuk perlindungan hukum yang diterima ole anak sebagai pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan di Polsek Telanaipura Kota Jambi. Permasalahan yang timbul dari penelitian ini adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadapa anak sebagai pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan di Polsek Telanaipura Kota Jambi serta kendala yang dialami penyidik dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak tersebut.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan, dan ingin mengetahui kendala apa yang ditemui penyidik dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana.metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan cara pengumpulan data dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu kemudian meneliti data primer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, bentuk perlindungan hukum yang diterima anak adalah, terhadap keluarga anak sebagai tersangka wajib diberitahukan terlebih dahulu baik melalui surat maupun lisan sebelum proses penangkapan dilakukan, dalam proses penangkapan terhadap anak tidak dibolehkan dengan menggunakan alat atau senjata upaya paksa atau wewenang paksa, dalam hal penahanan anak berhak mendapat perlidungan hukum berupa sel tahanan yang berbeda dengan orang dewasa, pada saat pemeriksaan penyidik dilarang menggunakan seragam kepolisian, identitas anak harus dirahasiakan, dan perlindungan hukum yang paling mutlak adalah dilakukannya upaya diversi yang bertujuan mencapai perdamaian, kedua, kendala yang dialami dalam memberikan perlinndungan hukum adalah, , residivis menjadikan salah satu faktor pertimbangan untuk pemberian pemberatan hukuman kepada pelaku anak, sarana dan prasarana yang ada di Polsek Telanaipura Kota Jambi masih kurang khusus nya sel untuk tahanan anak, pada proses penyidikan terkadang si anak hanya diam saja dan tak berbicara dengan jelas, sehingga menyulitkan penyidik dalam tahap penyidikan, Pada saat melakukan proses penyidikan, orang tua tersangka kadang memarahi tersangka, sehingga membuat tersangka merasa terpojok dan tak mau berbicara. ABSTRAK Skripsi ini bertujun untuk mengungkap bentuk perlindungan hukum yang diterima ole anak sebagai pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan di Polsek Telanaipura Kota Jambi. Permasalahan yang timbul dari penelitian ini adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadapa anak sebagai pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan di Polsek Telanaipura Kota Jambi serta kendala yang dialami penyidik dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak tersebut.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan, dan ingin mengetahui kendala apa yang ditemui penyidik dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana.metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan cara pengumpulan data dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu kemudian meneliti data primer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, bentuk perlindungan hukum yang diterima anak adalah, terhadap keluarga anak sebagai tersangka wajib diberitahukan terlebih dahulu baik melalui surat maupun lisan sebelum proses penangkapan dilakukan, dalam proses penangkapan terhadap anak tidak dibolehkan dengan menggunakan alat atau senjata upaya paksa atau wewenang paksa, dalam hal penahanan anak berhak mendapat perlidungan hukum berupa sel tahanan yang berbeda dengan orang dewasa, pada saat pemeriksaan penyidik dilarang menggunakan seragam kepolisian, identitas anak harus dirahasiakan, dan perlindungan hukum yang paling mutlak adalah dilakukannya upaya diversi yang bertujuan mencapai perdamaian, kedua, kendala yang dialami dalam memberikan perlinndungan hukum adalah, , residivis menjadikan salah satu faktor pertimbangan untuk pemberian pemberatan hukuman kepada pelaku anak, sarana dan prasarana yang ada di Polsek Telanaipura Kota Jambi masih kurang khusus nya sel untuk tahanan anak, pada proses penyidikan terkadang si anak hanya diam saja dan tak berbicara dengan jelas, sehingga menyulitkan penyidik dalam tahap penyidikan, Pada saat melakukan proses penyidikan, orang tua tersangka kadang memarahi tersangka, sehingga membuat tersangka merasa terpojok dan tak mau berbicara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Perlindungan Hukum, Anak, Pelaku Tindak Pidana
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 06 Oct 2020 07:03
Last Modified: 06 Oct 2020 07:03
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/4819

Actions (login required)

View Item View Item