TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA

Velyana, Rika and Adawiyah, Robi'atul and Putra, D.I. Ansusa (2020) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA)
rika valenia.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui Tindak pidana pelanggaran Hak Cipta menurut UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak cipta. (2) Untuk mengetahui Tindak pidana pelanggaran Hak Cipta menurut Hukum Islam. (3) Untuk mengetahui komperasi pelanggaran Hak Cipta menurut UU No.19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dan Hukum Islam. Hasil penelitian bahwa terdapat perbuatan yang dapat disebut sebagai tindak pidana pelanggaran hak cipta menurut UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta yang apabila dikelompokkan ke dalam kelompok yang lebih khusus lagi dapat dipersempit menjadi lima yakni tindakan pelanggaran perizinan perbanyakan dan pengumuman, tindakan pencantuman nama pencipta, tindakan peniadaan atau pengubahan informasi elektronik terkait dengan informasi manajemen hak pencipta, tindakan pengrusakan, peniadaan atau membuat tidak berfungsi sarana kontrol teknologi, dan tindakan kewajiban memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan bagi ciptaan yang menggunakan sarana produksi berteknologi tinggi. Dalam perspektif hukum Islam, tindak pidana pelanggaran hak cipta dalam UU No. 9 Tahun 2002 tentang Hak Cipta tidak dapat secara keseluruhan dapat dimasukkan ke dalam jarimah hudud dan ta’zir. Dalam konteks pelaku dan sanksi pidana, ketentuan yang ada pada Pasal 72 UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dalam konteks hukum pidana Islam masih terlalu luas dan umum. Perbedaan hukum pidana positif dan hukum islam yaitu pertama dalam hukum positif, sebuah tindakan terhadap hak cipta seseorang dapat dikategorikan sebagai tindakan pidana manakala seseorang menggunakan atau memanfaatkan hak cipta tanpa seizin pemiliknya untuk kepentingan penjualan atau dikomersilkan. Sedangkan dilihat dalam hukum Islam bahwa hak milik seseorang, selama tidak mengalami peristiwa yang dapat mengalihkan kepemilikan suatu hak, maka akan tetap menjadi hak milik seseorang itu tanpa adanya pembatasan waktu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Hukum Positif, Hukum Islam, UU Nomor 19 Tahun 2002
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 28 Sep 2020 03:19
Last Modified: 09 Nov 2020 00:47
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/4287

Actions (login required)

View Item View Item