URGENSI BIMBINGAN ROHANI DALAM MEMBANTU PENYEMBUHAN PENDERITA GANGGUAN JIWA DIRUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI JAMBI

Chakapi, Ruyanee and Sya'roni, and Hasanah, Neneng (2018) URGENSI BIMBINGAN ROHANI DALAM MEMBANTU PENYEMBUHAN PENDERITA GANGGUAN JIWA DIRUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI JAMBI. Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text
SKRIPSI Miss Ruyanee Chakapi - Herman Hajar.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas yang memprihatinkan dan memerlukan perhatian, yaitu Bimbingan rohani Pasien dilakukan oleh manusia dan kepada manusia., oleh karena itu Al-Qur’an dan Hadist menganjurkan pada manusia agar memberikan bimbingan dan nasehat dengan wajar hal tersebut merupakan sumber segala sumber pedoman hidup umat Islam, al-Qur’an dan Sunnah Rasul dapat diistilahkan sebagai landasan ideal dan konseptual bimbingan rohani Islam, dari Al-Qur’an dan sunnah Rasul itulah gagasan, tujuan dan konsep. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menekankan pada pengamatan manusia, melalui observasi, wawancara yang bersifat empiris di Instalasi Rehabilitasi Mental Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan teknik Hubermandan Milles yaitu teknik analisis data yang dilakukan sejak pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, maupun menarik kesimpulan, artinya meskipun sudah sampai kesimpulan bila ada bandingan informasi yang kurang akan dicari lagi di lapangan (dikumpul lagi). Hasil penelitian ini di temukan bahwa faktor penyebab gangguan jiwa pada pasien rawat inap di rumah sakit jiwa derah provinsi jambi banyakan dari faktor keluarga, ekonomi dan pelaksanan bimbingan rohani dilakukan oleh rohaniawan dengan memberikan bimbingan rohani dengan metoder ceramah, hafalan, istiqfar dan dzikir. Penyebab gangguan jiwa pada pasien rawat inap di rumah sakit jiwa derah provinsi jambi adalah faktor biologis, psikologis, ansietas, sosio-kultural, setimulus. Pelaksanaan bimbingan rohani yang di lakukan oleh rohaniwan dengan menggunakan terapi religi, terapi gerak, terapi kerja dan terapi musik. Kemudian adapun faktpr pendukung yaitu kerja sama yang diberikan oleh pihak lain dan pasien, sedangkan faktor penghambatnya adalah saat proses bimbingan sebahagian pasien keadaan keadaannya ada yang masih belum stabil. Dan karena itu dalam melakukan bimbingan rohani terhadap pasien yang mengalami gangguan jiwa seorang bimbingan rohani harus berhati-hati dan mempunyai keahlian khusus (kopetensi) dalam bidang Bimbingan Rohani Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: sYA'RONI (I) Neneng Hasanah (II)
Subjects: 300 Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 17 Sep 2019 02:59
Last Modified: 30 Oct 2019 06:43
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/367

Actions (login required)

View Item View Item