PROSES PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN IKAN LUBUK LARANGAN BERDASARKAN PERATURAN ADAT (Studi Kasus di Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin)

Ade Noprianto, SHP162139 and Ramlah, Ramlah and Alpian, Elvi (2020) PROSES PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN IKAN LUBUK LARANGAN BERDASARKAN PERATURAN ADAT (Studi Kasus di Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
Ade Noprianto.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul :Proses Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Ikan Lubuk Larangan Berdasarkan Peraturan Adat (Studi Kasus di Desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin). Berdasarkan latar belakang masalah maka penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses penyelesaian tindak pidana pencurian ikan Lubuk Larangan berdasarkan peraturan adat di desa Rantau Ngarau Kabupaten Merangin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan, dengan mengunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder yang didapat dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Adapun data primernya diperoleh melalui wawancara dengan kepala desa, kepala dusun, ketua adat dan ketua lubuk larangan.Sedangkan data sekunder berupa dokumen-dokumen dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan penelitian.Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut : Tindak pidana pencurian ikan Lubuk Larangan yang terjadi di desa Rantau Ngarau Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin diselesaikan dengan sistem peradilan adat dengan menghadirkan seluruh perangkat desa beserta tokoh masyarakat. Tindak pidana pencurian ikan Lubuk Larangan disidangkan di rumah ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau di rumah ketua lubuk larangan jika permasalahan tidak selesai secara adat maka permasalahan akan ditangani oleh pihak kepolisian. Tindak pidana pencurian ikan Lubuk Larangan disanksi dengan membayar denda sebanyak Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah) pembayaran dilakukan setelah pembacaan putusan pengadilan adat 7 (Tujuh) hari atau selambat – lambatnya 14 (Empat Belas) hari sesuai dengan aturan yang sudah diatur di dalam Peraturan Adat Desa Rantau Ngarau. Kata kunci : Proses Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Proses Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 22 Jun 2020 05:01
Last Modified: 22 Jun 2020 05:01
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3468

Actions (login required)

View Item View Item