SELOKO SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAKWAH DI DESA LIMBUR MERANGIN KECAMATAN PAMENANG BARAT KABUPATEN MERANGIN

Khoirun Nasbi, UK. 160146 and Mursyidah, Dian and Nurbaiti, Nurbaiti (2020) SELOKO SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAKWAH DI DESA LIMBUR MERANGIN KECAMATAN PAMENANG BARAT KABUPATEN MERANGIN. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (SELOKO SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAKWAH DI DESA LIMBUR MERANGIN KECAMATAN PAMENANG BARAT KABUPATEN MERANGIN)
UK.160146_KHOIRUN NASBI_KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAMI.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realita yang terjadi di masyarakat yaitu antara masyarakat di pedesaan yang masih mengimplementasikan seloko, sebaliknya di daerah perkotaan seloko sudah mulai memudar sehingga baik keberadaan maupun nilainya yang seharusnya tertanam dalam jati diri masyarakatnya justru terjadi sebaliknya. Hal ini mendorong penulis untuk meneliti tentang seloko sebagai media komunikasi dakwah, karena komunikasi dakwah yang menggunakan seloko kemudian di format sesuai tuntutan budaya, tempat dan zaman, akan membuat komunikasi dakwah memainkan peran antisipatif yang berfungsi sebagai pengendali perubahan terkhusus transformasi nilai sosial dan budaya, hal tersebut juga merupakan kaitan seloko dan dahwah yang di dukung dengan kemampuan berbahasa. Sehingga tujuan untuk mendeskripsikan manfa‟at dan mengetahui efektivitas seloko dalam penelitian ini dapat tercapai. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian dengan teori deskriptif merupakan uraian sistematis teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan variabel yang akan diteliti. Adapun subjek penelitian ini menggunakan teknik porpusive sampling. Porpusive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu ini, misalnya orang tersebut yang di anggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan, atau mungkin dia sebagai penguasa sehingga memudahkan peneliti menjelajahi obyek atau situasi sosial yang di teliti. Penelitian ini menggunkan teknik analisis data dengan cara mereduksi data lalu mendisplaykan data dan menarik kesimpulan serta verifikasi, sehingga data tersebut menjadi kredibel. Untuk mendapatkan data yang akurat dan relevan dengan objek penelitian maka penulis menerapkan tiga metode pengumpulan data yaitu, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh penulis adalah pertama, komunikasi dakwah menggunakan seloko di nilai efektiv karna bisa membuat para komunikan menjadi tertarik dan merasa nyaman, selain itu juga membuat substansi dari informasi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh para komunikan. Kedua, komunikasi dakwah dengan seloko juga bermanfaat, karna kandungan seloko sendiri berisi ungkapan yang meliputi peraturan bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya dan kaedah-kaedah hukum atau norma-norma, yang senantiasa dita‟ati dan di hormati oleh masyarakatnya karena mempunyai sanksi. Menerapkan substansi dari seloko tersebut berarti sama saja menerapkan adat yang berlaku di daerahnya masing-masing. Akhirnya penulis merekomendasikan kepada masyarakat terkhusus para tokoh adat dan para da‟i agar selalu menerapkan seloko, baik dalam rangka untuk melestarikannya maupun untuk berdakwah, mengingat substansi dari seloko yang baik untuk menata akhlaq dan kehidupan bermasyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Komunikasi, Dakwah, Seloko.
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi
300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antar Personal
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Fakultas Dakwah
Date Deposited: 22 Jun 2020 04:55
Last Modified: 22 Jun 2020 04:55
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3415

Actions (login required)

View Item View Item