IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH INDRAGIRI HILIR NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG GERAKAN MASYARAKAT MAGHRIB MENGAJI (STUDI DI KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU)

Muhammad idris bahdi, Sip. 162389 and Ulum, Bahrul and Zaki, Muhammad (2020) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH INDRAGIRI HILIR NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG GERAKAN MASYARAKAT MAGHRIB MENGAJI (STUDI DI KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH INDRAGIRI HILIR NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG GERAKAN MASYARAKAT MAGHRIB MENGAJI (STUDI DI KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU))
SIP.162389_MUHAMMAD IDRIS BAHDI_ILMU PEMERINTAHAN.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji di Kecamatan Sungai Batang telah di lakasanakan disemua desa khusunya di Desa Benteng Utara, Mugomulyo, dan Desa Benteng Barat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitan kualitatif yaitu bertujuan menggambarkan sesuatu apa adanya (deskriptif kualitatif) dan jenis penelitan yang digunakan adalah penelitian lapangan (field reseach). Adapun Sasaran peraturan daerah tersebut adalah seluruh masyarakat yang beragama Islam baik laki-laki maupun perempuan dari usia anak-anak, remaja, dewasa sampai orang tua. Dari hasil penelitian dapat dikategorikan implementasi peraturan daerah belum berhasil karena tidak tercapainya tujuan dan sasaran yang diinginkan Kebanyakan yang ikut meramaikan Maghrib mengaji hanyalah anak-anak sedangkan masyarakat dengan usia dewasa dan orang tua hanya memotivasi anaknya untuk pergi mengaji. Ada beberapa faktor yang mendukung pengimplementasian peraturan tersebut yakni: 1. Faktor pemerintah, 2. Faktor tenaga pengajar, 3. Faktor materi (pembiayaan), 4. Faktor fasilitas. Selain faktor pendukung ada juga juga faktor pengahambat dalam pengimplemnetasian peraturan daerah tersebut yaitu: 1. Masalah ketersediaan listrik, 2. Tenaga pengajar yang belum pernah mendapatkan pelatihan, 3. Kemauan anak dan kekhawatiran orang tua jika dilaksanakan pada waktu malam hari, 4. Kesulitan mengatur waktu kegiatan, 5. Masalah kejelasan insentif, 6. Pemerataan fasilitas dan yang terkhir 7. Tidak pernahnya dilaksanakan pengawasan oleh pemerintah daerah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Implementasi, Masyarakat, Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, pemerintah.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 320 Ilmu Pemerintahan; Ilmu Politik
Divisions: Fakultas Syariah > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 11 Jun 2020 01:49
Last Modified: 11 Jun 2020 01:49
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3302

Actions (login required)

View Item View Item