PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP ORANG TUA YANG MENELANTARKAN ANAK BERDASARKAN UU NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN HUKUM PIDANA ISLAM

Rohani, Siti and Ramlah, Ramlah and Masburiyah, Masburiyah (2020) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP ORANG TUA YANG MENELANTARKAN ANAK BERDASARKAN UU NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN HUKUM PIDANA ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP ORANG TUA YANG MENELANTARKAN ANAK BERDASARKAN UU NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DAN HUKUM PIDANA ISLAM)
SHP.162201_SITI ROHANI_HUKUM PIDANA ISLAM.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertanggung jawaban pidana orang tua yang menelantarkan anak berdasarkan hukum positif dan hukum islam. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatif (mencari penjelasan) dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pada penelitian ini dengan mengumpulkan literatur-literatur pustaka, seperti buku-buku, jurnal, dan tulisan- tulisan atau data-data yang berkaitan serta artikel melalui media massa, internet yang sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: Tindakan penelantaran anak bagaimanapun alasannya, baik UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak maupun hukum Islam, tidak dibenarkan karena para pelaku penelantaran anak baik yang disengaja atau tidak disengaja sama-sama telah menafikan hak- hak yang dimiliki oleh anak tersebut. Sanksi pidana atau hukuman bagi pelaku penelantaran anak menurut UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak telah ditentukan pada pasal 77 ayat 2 yang diancam dengan ancaman 5 (lima) tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah), sebagai mana bunyi pasal tersebut: “Penelantaran terhadap anak yang mengakibatkan anak mengalami sakit atau penderitaan, baik fisik, mental maupun sosial, dipidana denga pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau/atau denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah)”. Sedangkan dalam hukum Islam, sanksi pidana atau hukuman bagi pelaku penelantaran anak sangat bervariatif dari yang terberat hingga yang teringan. Karena dalam hukum islam sanksi bagi berlaku penelantaran anak masuk dalam kategori jarimah ta’zir, yang berat at

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Jangan lupa sholat
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 19 Oct 2020 04:02
Last Modified: 19 Oct 2020 04:02
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3275

Actions (login required)

View Item View Item