NIKAH DINI DALAM TINJAUAN MAQASHID AL-SYARI’AH (STUDI KASUS DI DESA JAMBU KECAMATAN TEBO ULU KABUPATEN TEBO)

HANDESMAN, SPM.162591 and Rahmadi, Rahmadi and Kurniawan, Edi (2020) NIKAH DINI DALAM TINJAUAN MAQASHID AL-SYARI’AH (STUDI KASUS DI DESA JAMBU KECAMATAN TEBO ULU KABUPATEN TEBO). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (NIKAH DINI DALAM TINJAUAN MAQASHID AL-SYARI’AH (STUDI KASUS DI DESA JAMBU KECAMATAN TEBO ULU KABUPATEN TEBO))
HANDESMAN-SPM162591-min.pdf

Download (969kB)

Abstract

Skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya praktik pernikahan dini di Desa Jambu Kecamatan Tebo Ulu-Tebo. Praktik tersebut tentu berbeda dengan ketentuan yang diatur dalam UU perkawinan No 16 Tahun 2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Apa itu maqashid al-syari’ah? 2. Apa dan bagaimana faktor dan dampak nikah dini di desa Jambu kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo? 3. Bagaimana tinjauan maqashid al-syari’ah terhadap nikah dini di desa Jambu kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan langsung terjun kelapangan guna memperoleh data yang lengkap dan valid.Teknik pengumpulan datanya adalah interview dan dokumentasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pratik pernikahan dini di desa Jambu kecamatan Tebo Ulu adalah praktik pernikahan biasa, hanya saja para pelakunya belum sampai umur dewasa (19 tahun) seperti yang ditetapkan UU perkawinan. Faktor yang menjadi penyebab nikah dini di desa Jambu ini adalah faktor ekonomi, faktor perjodohan, rendahnya tingkat pendidikan, faktor keinginan orang tua, pola pikir masyarakat, faktor media massa/internet, serta faktor hamil di luar nikah. Adapun dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini ini bermacam-macam, baik itu yang negatif, seperti: sisi sosiologis, sisi kesehatan, mengakibatkan rendahnya pendidikan, dan meningginya angka perceraian. Atau yang positif, seperti:melatih berpikir dewasa, melatih hidup mandiri, cepat memiliki pasangan hidup, terhindar dari zina. Jika ditinjau melalui maqsahid al-syari’ah, tidak bisa dihukumkan secara umum, melainkan melihat secara kasuistik. Adanya unsur maslahat (dampak positif) seperti terhindar dari zina dan mafsadat (dampak negatif) seperti mengakibatkan tingginya angka perceraian dalam pernikahan dini harus menjadi pertimbangan matang. Oleh karena itu, setelah melihat dan mempertimbangkan beberapa dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini di Desa Jambu kecamatan Tebo Ulu kabupaten Tebo, maka penulis lebih menganjurkan untuk mengikuti dan mentaati undang-undang no 16 tahun 2019 tentang perkawinan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Pernikahan Dini, Faktor dan Dampak, Maqashid Al-Syari’ah
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah(Nasab, Rukun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 18 May 2020 02:33
Last Modified: 18 May 2020 02:33
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3151

Actions (login required)

View Item View Item