TALAK LIAR DI DESA SERINGAT KECAMATAN SUNGAI MANAU (STUDI KOMPARATIF HUKUM ISLAM DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM)

RAHMANIAH, SPM162597 and Rahmadi, Rahmadi and Mustika, Dian (2020) TALAK LIAR DI DESA SERINGAT KECAMATAN SUNGAI MANAU (STUDI KOMPARATIF HUKUM ISLAM DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (TALAK LIAR DI DESA SERINGAT KECAMATAN SUNGAI MANAU (STUDI KOMPARATIF HUKUM ISLAM DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM))
RAHMANIAH-SPM162597.pdf

Download (6MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui praktik talak liar dan faktor terjadinya talak liar di Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau, dan juga untuk mengetahui kedudukan talak liar di Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau menurut Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan langsung kelapangan guna memperoleh data yang lengkap dan valid. Teknik pengumpulan data adalah interview dan dokumentasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dan komparatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pratik talak liar di Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau adalah praktik perceraiannya hanya dilakukan dirumah dan di hadiri oleh saksi-saksi dari sebelah laki-laki dan perempuan. Faktor yang menjadi penyebab talak liar di Desa Seringat adalah faktor agama dan faktor adat, faktor proses perceraiannya yang mudah cepat serta biaya yang mudah, faktor lokasi pengadilan, kurangnya informasi, akibat perjodohan orang tua, faktor ketidak cocokan dengan keluarga dan faktor masalah pribadi yang harus ditutupi. Pelaksanaan praktik talak liar di Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau memiliki dua status hukum yang berbeda sesuai dengan konteks hukum Islam dan hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam lingkup hukum Islam asal fiqih dan al-qur‟an, dan status perceraian talak liar yang dilakukan masyarakat Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau ada yang bertentangan dengan hukum tersebut sehingga dianggap tidak sah. Dalam konteks hukum Islam yang berlaku di Indonesia yaitu Kompilasi Hukum Islam (KHI), praktik talak liar pada masyarakat Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau dianggap tidak sah karena tidak sesuai dengan ketentuan perceraian yang diatur dalam KHI dalam pasal 115.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Talak Liar, Hukum Islam, Kompilasi Hukum Islam
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.33 Perceraian
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 18 May 2020 02:22
Last Modified: 18 May 2020 02:22
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/3126

Actions (login required)

View Item View Item