POLA MA’HAD AL-JAMI’AH DALAM PEMBINAAN KARAKTER MAHASANTRI DI ASRAMA PUTRA MA’HAD AL-JAMI’AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Wajahtera, Ahmad and Sya'roni, and Hasanah, Neneng (2018) POLA MA’HAD AL-JAMI’AH DALAM PEMBINAAN KARAKTER MAHASANTRI DI ASRAMA PUTRA MA’HAD AL-JAMI’AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
skripsi11111 - ahmad wajahtera.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keingintahuan penulis tentang pola yang dilakukakn oleh ustadz maupun pengurus dalam pembinaan karakter keagamaan mahasiswa yang tinggal di Asrama, berdasarkan observasi di lapangan dan dikampus yang menyatakan mahasiswa yang tinggal di asrama memiliki kemampuan lebih dari mahasiswa yang tinggal di luar asrama dari segi karakter keagamaan. Sedangkan mahasiswa yang tinggal di asrama di dominasi oleh tamatan SMA, dan UMUM. Hal ini yang mendorong penulis untuk mengkaji dan menelaah peran yang di lakukan oleh ustadz maupun pengurus terhadap pembinaan mahasiswa yang tinggal di Asrama Putra Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi . Penelitian ini berbentuk kualitatif yang merupakan tradisi penelitian ilmu pengetahuan sosial yang bergantung pada pengamatan manusia dengan menekankan pada sumber tertulis, jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Data primer dan data sekunder. Sedangkan metode pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penulis menemukan bahwa pola yang di lakukan oleh ustadz dan pengurus dalam pembinaan karakter di asrama di antaranya pola ketaqwaan, pola keiklasan, pola kemandirian, pola kesederhanaan, dan pola keteladanan. pola ketakwaan adalah sesuatu yang menjauhi segala maksiat dan semua amal yang dilakukan dengan lalai, tidak ikhlas tanpa niat yang tulus. Pola keiklasan adalah merupakan sifat terpuji dalam hati akan menghiasi prilaku seorang muslim. Pola kemandirian adalah mampu bertindak sesuai keadaan tanpa memintak bantuan orang lain. Pola kesederhanaan adalah merupakan cara hidup bukan kondisi hidup orang yang mampu mengendalikan segala kesulitan dan tantangan hidup. Pola keteladanan adalah perbuatan atau barang yang dapat ditiru oleh seseorang dari orang lain atau di contoh. Ketakwaan dilakukan secara terus menerus agar sesuatu itu dapat menjadi kebiasaan pada diri kita seperti shalat, membaca al-quran, puasa, zakat, dan sedekah. Keiklasan merupakan sifat terpuji yang ada dalam hati setiap orang muslim, agar bisa menjadi prilaku iklas harus banyak melakukan prilaku sabar, mengabdi dan tolong menolong. Kemandirian merupakan mampu bertindak tanpa mintak bantuan orang lain. Mandiri sendiri harus dilakukan sendiri secara berulang-ulang agar sesuatu itu dapat menjadi kebiasaan. Percaya diri, mampu berkerja sendiri, menghargai waktu dan tanggung jawab. Sederhana merupakan cara hidup yang mampu mengendalikan segala kesulitan hidup. Apa adanya, bersyukur atas apa yang dimiliki dan tidak berlebihan. Keteladanna prilaku yang patut di contoh dan ditiru . Keteladanan di antaranya sholat, mengaji, berpakaian rapi, berbahasa yang baik, disiplin. Akhirnya penulis merekomendasikan kepada mahasantri yang tinggal di Asrama Putra Ma’had Al-jami’ah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, bahwa pembinaan karakter yang di laksanakan di asrama, baik melalui metode pengajaran, pembiasaan, keteladanan, dan perbaikan bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasantri tentang pentingnya pembinanaan karakter.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
AuthorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Additional Information: Sya'roni (I); Neneng Hasanah (II)
Keywords / Katakunci: pembinaan karakter mahasiswa; ma'had aly
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya
Divisions: Fakultas Dakwah
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 26 Aug 2019 03:51
Last Modified: 31 Oct 2019 03:41
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/312

Actions (login required)

View Item View Item