MASYARAKAT MADANI DAN CIVIL SOCIETY (PERSPEKTIF PENGURUS WILAYAH NAHDLATUL ULAMA PROVINSI JAMBI)

Yusuf, M and Ulum, Bahrul and Harun, Hermanto (2018) MASYARAKAT MADANI DAN CIVIL SOCIETY (PERSPEKTIF PENGURUS WILAYAH NAHDLATUL ULAMA PROVINSI JAMBI). Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text
SP.120261 M.YUSUF ILMU PEMERINTAHAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN - yusuf yuyun.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini kami buat bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jambi terhadap masyarakat madani dan civil society serta mewujudkan sistem masyarakat madani dan civil society di tengah masyarakat Provinsi Jambi yang kental dengan adat istiadat yang sering kita dengar yaitu “adat bersendi syara‟, syara‟ bersendi kitabullah”. Oleh karena itu, penyusunan skripsi inipun menggunakan tehnik pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah kami lakukan maka diperolehlah hasil dan kesimpulan sebagai berikut : pertama, apa itu masyarakat madani dan civil society menurut Nahldatul Ulama Provinsi Jambi. Ada beberapa pendapat tentang masyarakat madani dan civil society, salah satunya menganggap bahwa masyarakat madani adalah tatanan kehidupan yang aman, damai, toleran serta demokratis yang diajarkan Rasulullah saw.pada saat menjadi pemimpin di kota madinah yang penduduknya majemuk terdiri dari beberapa suku dan agama. Istilah antara masyarakat madani dan civil society, selain dari pada perbedaan istilah tersebut, dimana masyarakat madani itu berasal dari arab, sedangkan civil society sendiri cenderung berasal dari dunia barat. Namun dari pengertiannya masyarakat madani lebih kepada inti penanaman nilai-nilai Demokratis, Toleran, Pluralisme sedangkan civil society sendiri lebih kapada masyarakat sipilnya. Namun disisi lain bahwa masyarkat madani merupakan nilai-nilai yang telah tertanam di tengah-tengah masyarakat, seperti musyawarah mufakat yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Provinsi Jambi. Serta pandangan civil society sebagai tatanan kehidupan masyarakat sipil dan negara yang di adopsi dari pemikiran-pemikiran dunia barat. Kedua, strategi pengembangan masyarakat madani dan civil society tidak terlepas dari peranan pesantren-pesantren yang di bawah naungan Nahdlatul Ulama baik secara jam‟iyah maupun jama‟ah untuk menyebarkan semangat Islam yang rahmatan lil „alamin dan juga termasuk peranan dari seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama.Masyarakat madani dan civil society sendiri tidak akan terwujud jika antara masyarakat dan negara saling bertentangan. Hal ini tentu jauh dari nilai-nilai yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Nahdlatul Ulama sendiripun sejatinya harus menjadi partner bagi pemerintah dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih baik menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
AuthorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Additional Information: Bahrul Ulum (I) Hermanto Harun (II)
Keywords / Katakunci: civil society, masyarakat madani
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 23 Aug 2019 02:40
Last Modified: 31 Oct 2019 03:45
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/306

Actions (login required)

View Item View Item