PEMINDAHAN DOMISILI ANAK YANG MASIH DI DALAM PENGASUHAN DARI PASANGAN SUAMI-ISTERI YANG BERCERAI (STUDI MAZHAB SYAFIE DAN ORDINAN KELUARGA ISLAM NEGERI SERAWAK)

Muhammad Bulqini Shaharum, SPM160034 and Ahmad, Baharuddin and Alhusni, Alhusni (2018) PEMINDAHAN DOMISILI ANAK YANG MASIH DI DALAM PENGASUHAN DARI PASANGAN SUAMI-ISTERI YANG BERCERAI (STUDI MAZHAB SYAFIE DAN ORDINAN KELUARGA ISLAM NEGERI SERAWAK). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
spm160034 m.bulqini - Bull Shaharum.pdf

Download (3MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul pemindahan domisili anak yang masih dalam pengasuhan dari pasangan suami-isteri yang bercerai (Studi mazhab Syafie dan Ordinan Keluarga Islam Negeri Serawak). Skripsi ini adalah bertujuan untuk mengetahui kawalan undang-undang keluarga Islam di Malaysia mengenai melarikan anak ke luar negara khususnya Ordinan Keluarga Islam Negeri Serawak. Penulis menjalankan kajian di Mahkamah Syariah Negeri Serawak. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen pengambilan data adalah melalui dokumentasi, studi lapangan, dan wawancara. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu field research (kajian lapangan) supaya penulis dapat meneliti dan membahas kajian ini secara rinci dan membahas pembahasan ini lebih mendalam. Dengan menggunakan data primer yaitu diperoleh dari penelitian lapangan di Mahkamah Syariah Negeri Serawak dan data sekunder yang merupakan data pelengkap atau pendukung yang diperoleh melalui buku-buk, jurnal dan artikel. Penulis mendapat banyak faktor penyebab terjadinya kasus hadhanah ini karena tidak bisa menerima putusan akibat pernikahan beda negara dan tidak memahami tanggung jawab orang tua selepas bercerai. Adapun faktor lain ialah perasaan dendam Ibu bapa Anak tersebut selepas bercerai. Kasus melarikan anak ini akan dibawah Ordinan 43 Undang Undang Islam Negeri Serawak Tahun 2001 yang menyatakan di dalam Seksyen 108. Setiap Ordinan yang digunakan berdasarkan Hukum Syarak serta setiap kasus yang dilaporkan juga akan diteliti berdasarkan Hukum Syarak bagi memastikan kasus dilaksanakan di bawah Ordinan dan dengan cara yang dianjurkan oleh Islam. Oleh yang demikian, maka di dalam skripsi ini dibahaskan tentang syarat membawa anak keluar dari pemukiman menurut Mazhab Syafie dan kawalan undang undang di Malaysia mengenai perkara ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
AuthorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Additional Information: Drs. Baharuddin Ahmad, M.HI (I); Al Husni, S.Ag, M.HI (II)
Keywords / Katakunci: anak asuh setelah orang tua bercerai; beda agama; beda negara; ordinana Negeri Islam Serawak
Subjects: 2x0 Islam (Umum)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 14 Aug 2019 08:29
Last Modified: 19 Apr 2020 17:01
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/288

Actions (login required)

View Item View Item