TRADISI BAPUKUNG PADA MASYARAKAT SUKU BANJAR DI DESA PENJURU KECAMATAN KATEMAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU

KHAIRUL AZMI, AS. 150493 and Huda, Samsul and Gunawan, Hendra (2019) TRADISI BAPUKUNG PADA MASYARAKAT SUKU BANJAR DI DESA PENJURU KECAMATAN KATEMAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU. Skripsi thesis, UIN SULTAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (TRADISI BAPUKUNG PADA MASYARAKAT SUKU BANJAR DI DESA PENJURU KECAMATAN KATEMAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU)
AS.150493_KHAIRUL AZMI_SEJARAH PERADABAN ISLAM - win aramico.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari hadirnya tradisi Bapukung ditengah perubahan zaman yang kian maju dan berkembang sehingga masyarakat pada umumnya berasumsi bahwa suatu tradisi lama tidak relevan lagi dipakai di era yang semakin maju dan berkembang saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan tradisi Bapukung pada masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Mengetahui alasan-alasan masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Riau dalam mempertahankan tradisi Bapukung. Dan mengetahui cara apa saja yang dilakukan oleh masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Riau dalam mempertahankan tradisi Bapukung. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi, metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan emik. Data diperoleh dari hasil observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori fungsional ala Malinowski dalam menjawab permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan Bapukung adalah suatu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru dalam menidurkan sang anak dengan posisi duduk didalam ayunan. Tradisi Bapukung yang dilakukan oleh masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru bukan semata-mata karena peninggalan leluhur yang patut dijaga dan dilestarikan, lebih jauh lagi tradisi ini dilakukan karena memiliki nilai positif diantaranya sebagai identitas diri bagi masyarakat Suku Banjar dan memiliki fungsi kesehatan yang dapat mencerdaskan otak, meluruskan dan menguat tulang belakang, meluruskan dan menguatkan leher. Selain itu Bapukung dapat memberikan kenyamanan dan membuat sang anak cepat terlelap, terhindar dari masuk angin, gigitan nyamuk dan menjaga sang anak agar tidak terjatuh dari ayunan. Adapun cara yang dilakukan masyarakat Suku Banjar di Desa Penjuru dalam mempertahankan tradisi Bapukung yakni melalui edukasi kekeluargaan baik secara lisan maupun praktek seperti, memberikan nasehat terkait tradisi Bapukung, menanamkan rasa cinta terhadap tradisi, mengajarkan dan mempraktekkan kepada keluarga, anak dan cucu mereka terkait tradisi Bapukung melalui orangtua dan dukun beranak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Bapukung, Budaya, Masyarakat Suku Banjar
Subjects: 2x9 Sejarah Islam dan Biografi
300 Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Aqlina Usman S.Sos
Date Deposited: 27 Apr 2020 16:57
Last Modified: 27 Apr 2020 16:57
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2808

Actions (login required)

View Item View Item