HAK ASUH ANAK YANG DIBEBANKAN KEPADA AYAH AKIBAT PERCERAIAN ( ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA JAMBI

BAHARUDIN SYAH, SHK. 141601 and Yusuf, Umar and Ramlah, Ramlah (2019) HAK ASUH ANAK YANG DIBEBANKAN KEPADA AYAH AKIBAT PERCERAIAN ( ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA JAMBI. Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (HAK ASUH ANAK YANG DIBEBANKAN KEPADA AYAH AKIBAT PERCERAIAN ( ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA JAMBI)
skripsi BAHARUDIN SYAH - Rita Herawati.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang hak asuh anak atau hadhanah terhadap anak yang berada dibawah umur, yang dalam hal ini berusia 4 tahun dan1,5 tahun dan oleh majelis hakim ditetapkan jatuh kepada ayahnya. Dalam hal hak asuh atau hadhanah anak yang belum berusia 12 tahun seyogyanya dijatuhkan hak asuhnya kepada ibunya sesuai dalam pasal 105 Kompilasi Hukum Islam menyatakan bahwa hak asuh atau hadhanah anak yang belum berusia 12 tahun merupakan hak dari seorang ibu. Penulis ingin menjawab rumusan masalah yaitu pertimbangan hakim tentang hak asuh anak yang dibebankan kepada ayah akibat putusnya perkawinan dan relevansinya dengan aturan KHI yang diterapkann di Indonesia. Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) menelusuri atau meneliti hal yang berkaitan dengan kasus yang disusun dengan cara melakukan wawancara langsung serta mendapatkan bukti-bukti pada Pengadilan Agama jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan normative sosiologis yaitu pendekatan hukum yang dikonsepkan sebagai pranata sosial. Hasil penelitian yang telah menunjukkan, bahwa hak asuh atau hadhanah yang dimiliki olehseorang ibu dapat dialihkan apabila sii biu tersebut tidak mempunyai tabiat yang baik dan kapasitas dalam mendidik. Selain itu pasal 105 Kompilasi Hukum Islam yang mengaturtentang hak asuh anak atau hadhanah anak di bawah umur 12 tahun merupakan hak ibu tersebut dapat dikesampingkan jika si ibu tidak memenuhi syarat-syarat dalam memegang hak asuh anak atau hadhanah. Hal ini sesuai dengan aturan yang terdapat dalam pasal 49 ayat (1) huruf a dan b Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Hadhanah, KHI, UU Perkawinan
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.37 Menyusui dan Mengasuh
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Usman Fahmi M.Pd.I
Date Deposited: 26 Apr 2020 07:33
Last Modified: 26 Apr 2020 07:33
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2709

Actions (login required)

View Item View Item