TUNTUTAN PENGABSAHAN ANAK DI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH SEPANG, SELANGOR. (STUDI PUTUSAN BIL: 10006-0060753-2017)

Natrah Nur Fatin Binti Nassarudin, 101180017 and Rahman, Fuad and Mustika, Dian (2020) TUNTUTAN PENGABSAHAN ANAK DI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH SEPANG, SELANGOR. (STUDI PUTUSAN BIL: 10006-0060753-2017). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (TUNTUTAN PENGABSAHAN ANAK DI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH SEPANG, SELANGOR. (STUDI PUTUSAN BIL: 10006-0060753-2017))
SKRIPSI NATRAH NUR FATIN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul Tuntutan Pengabsahan Anak di Mahkamah Rendah Syariah Sepang, Selangor (Studi Putusan Bil: 10006-006-0753-2017) mengungkapkan permasalahan yang terjadi apabila Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia memutuskan tidak mencantumkan nama ayah pada akta kelahiran anak saat dokumen orang tua tidak lengkap seperti kehilangan akta nikah atau anak yang dilahirkan kurang dari 6 bulan sejak tanggal pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar hukum yang digunapakai oleh hakim dalam putusan bil: 10006-006-0753-2017, konsekuensi jika mengabsahkan anak tanpa persetujuan mahkamah Syariah dan tinjaun hukum Islam terhadap anak luar pernikahan. Penulis menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan jenis penelitian kualitatif yang bermetodekan eksplanatoris. Hasil penelitian, pertamanya adalah mahkamah merujuk kepada fatwa fuqaha’ mazhab Syafi’i serta undang-undang yang terkait dengan permasalah diatas seperti Seksyen 2 dan 45 Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Negeri Selangor tahun 2003 dan daripada fakta kasus yang dibentangkan penggugat yang ternyata anak itu adalah anak yang lahir kurang daripada 6 bulan dari tanggal pernikahan yang menjadikan tidak bisa dibin/bintikan kepada nama si penggugat. Hasil penelitian kedua adalah mahkamah berkuasa untuk mencabut atau membatalkan bin/binti ayah biologis anak yang diabsahkan tanpa persetujuan mahkamah. Terakhir, status anak yang lahir diluar pernikahan menurut hukum Islam adalah nasab keturunanya tersandar hanya pada ibunya tidak pada bapanya dan dalam hukum kewarisan anak tersebut juga hanya bisa pusakamempusakai harta dari ibunya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: pengabsahan anak, dasar hukum, konsekuensi, tinjaun hukum Islam
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 27 Apr 2020 02:33
Last Modified: 27 Apr 2020 02:33
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2433

Actions (login required)

View Item View Item