TINDAKAN PENCEGAHAN EUTHANASIA(Studi di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal)

VINA NABILA, SHP 151896 and Adawiyah, Rabiatul and Alhusni, Alhusni (2019) TINDAKAN PENCEGAHAN EUTHANASIA(Studi di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (TINDAKAN PENCEGAHAN EUTHANASIA (Studi di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal))
SHP151896_Vina Nabila_HPI - vina nabila.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui euthanasia menurut perspektif undang-undang nomor 39 tahun 1999 tentang HAM dan menurut undang-undang kesehatan dan tindakan pencegahan euthanasia yang dilakukan di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal. Skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: Pertama, praktik euthanasia sangat bertentangan dengan hak asasi manusia di Indonesia karena melanggar hak hidup seorang pasien yang ingin mendapatkan kesembuhan dari penyakitnya walaupun penyakit yang dideritanya secara medis tidak dapat disembuhkan. Menurut Undang-undang No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan pasal 9 Bab II Kode Etik Kedokteran, bahwa seorang dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani yang artinya dokter tidak diperbolehkan mengakhiri hidup seorang yang sakit meskipun menurut pengetahuan dan pengalaman tidak akan sembuh lagi. Tetapi apabila pasien sudah dipastikan mengalami kematian batang otak maka dokter berhak melakukan tindakan terhadap pasiennya dengan tujuan menyelamatkan pasien dan seesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Kedua, tindakan pencegahan euthanasia yang dilakukan di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal diantaranya adalah edukasi kepada pasien dan keluarganya, Informed Concent/Persetujuan tindakan medik terhadap apapun yang akan dilakukan dokter dan Pengobatan/Perawatan paliatif yaitu pengobatan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Praktik euthanasia bisa terjadi bukan hanya karena ada niat dari tenaga medis dan pasien melainkan karena fasilitas medis di Indonesia yang belum memadai dan merata untuk kepentingan penyembuhan pasien. Saran yang diberikan adalah segera dibuat pertaturan tentang praktik euthanasia secara khusus, baik euthanasia aktif maupun euthanasia pasif secara khusus dan eksplisit dalam hukum positif di Indonesia dan diharapkan kepada dokter agar senantiasa menjaga nilai-nilai luhur sebagai petugas kesehatan yang menjunjung tinggi profesionalitas berdasarkan kode etik kedokteran dan sumpah jabatannya sehingga tindakan yang mencegah proses kematian bisa dihindari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Tindakan, Euthanasia.
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Sukardiono Lee S.IP
Date Deposited: 21 Apr 2020 01:03
Last Modified: 21 Apr 2020 01:03
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2346

Actions (login required)

View Item View Item