PENYELESAIAN KASUS PENGANIAYAAN OLEH NARAPIDANA TERHADAP NARAPIDANA LAIN DI LAPAS KELAS II A JAMBI

BAMBANG AGUS SETIAWAN, SHP 141641 and Ramlah, Ramlah and Adawiyah, Rabiatul (2019) PENYELESAIAN KASUS PENGANIAYAAN OLEH NARAPIDANA TERHADAP NARAPIDANA LAIN DI LAPAS KELAS II A JAMBI. Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (PENYELESAIAN KASUS PENGANIAYAAN OLEH NARAPIDANA TERHADAP NARAPIDANA LAIN DI LAPAS KELAS II A JAMBI)
SHP 141641_BAMBANG AGUS SETIAWAN_HUKUM PIDANA ISLAM - win aramico.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penyelesaian kasus penganiayaan oleh narapidana terhadap narapidana lain dan bertujuan untuk mengetahui apa penyebab terjadinya kasus penganiayaan. Pertimbangan tarhadap penelitian ini didasarkan pada bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan dan penganiayaan, narapidana juga termasuk warga Negara dan narapidana juga berhak mendapatkan perlindungan dan mendapatkan rasa aman. Sudah menjadi fenomena yang terjadi dalam masyarakat baik pada masyarakat perkotaan maupun pedesaan, pada masyarakat perkotaan kesadaran hukum dan tingginya kepekaan bahwa penganiayaan adalah bentuk dari perbuatan pelanggaran hak-hak seseorang juga dapat dikenakan tindak pidana. Sebaliknya tidak pada masyarakat pedesaan yang bahkan penyelesaian terhadap masalah tersebut terkesan tidak sampai pada ranah hukum dan bahkan ironisnya penyelesaian terhadap kasus penganiayaan harus diselesaikan dengan perlawanan hukum, maksudnya kekerasan dibalas kekerasan pula, padahal Indonesia adalah Negara hukum. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang berusaha menjelaskan fenomena tentang masalah penyelesaian kasus penganiayaan oleh narapidana terhadap narapidana lain di Lapas Kelas II A Jambi. Sedangkan pengumpulan data penulis menggunakan langkah Observasi (pengamatan), wawancara dan dokumentasi. Akhirnya ada beberapa hal yang dapat dijadikan kesimpulan. Pertama, proses penyelesaian yang dilakukan oleh pihak Lapas yaitu dengan cara pemberian berbagai sanksi kepada pelaku penganiayaan, sanksi tersebut ada yang berupa hukuman ada pula yang berupa pengasingan. Selain itu, dalam melaksanakan penyelesaian terdapat pula berbagai kendala seperti, kendala sarana dan prasarana maupun kendala yang timbul dari narapidana tersebut. Faktor penyebab terjadinyapun berfariatif, ada yang karena terlilit hutang, dendam dan kesalahpahaman. Dengan demikian, pencegahan terhadap terjadinya penganiayaan oleh narapidana terhadap narapidana lainnya harus di tingkatkan lagi agar narapidana sebagai warga Negara Indonesia dapat merasakan aman meski sedang menjalankan sanksi kurungan di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
2x4 Fiqih > 2x4.2 Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Sukardiono Lee S.IP
Date Deposited: 20 Apr 2020 04:24
Last Modified: 20 Apr 2020 04:24
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2256

Actions (login required)

View Item View Item