PRAKTIK JUAL BELI KELAPA MENURUT HUKUM ISLAM (Studi di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau)

NURJANNAH, SHE. 151817 and Masnidar, Masnidar and Muhammad, Fauzi (2019) PRAKTIK JUAL BELI KELAPA MENURUT HUKUM ISLAM (Studi di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau). Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (PRAKTIK JUAL BELI KELAPA MENURUT HUKUM ISLAM (Studi di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau))
SHE151817_NURJANNAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH - ASHAR AL-GAYOWI.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengungkapkan Praktik Jual Beli Kelapa Menurut Hukum Islam (Studi di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau). Sebagai untuk mengetahui Pemahaman Masyarakat Terhadap Jual Beli Kelapa dan Praktik Jual Beli Kelapa di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau dan untuk mengetahui tinjaun Hukum Islam terhadap praktik jual beli kelapa didesa lintas utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis empiris yaitu untuk menjelaskan penelitian lapangan yaitu tentang Praktik Jual Beli Kelapa di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Menurut Hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan, mencatat, menganalisa dan menginterprestasikan apa yang saat ini terjadi. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian penulis menemukan fakta bahwa pertama pemahaman masyarakat terhadap Praktik Jual Beli Kelapa di Desa lintas Utara ternyata masyarakat masih kurang memahami jual beli secara syariat Islam sehingga sifat tolong menolong (Hablun Minannas) menjadi hilang dan mereka hanya mementingkan dunia dari pada akhirat. Fakta kedua adalah bahwa Praktik Jual Beli Kelapa di Desa Lintas Utara menggunakan dua sistem yaitu kopra dan bulat. Sistem jual belinya dengan cara apabila petani memiliki hutang kepada toke maka petani tersebut harus menjual kelapanya kepada toke yang memberikannya pinjaman/hutang dan tidak boleh menjual kelapanya kepada toke lain dan harga jualpun dibawah stadar pasaran. Sedangkan petani yang tidak memiliki hutang (petani liar) atau tidak memiliki keterikatan hutang dengan toke manapun maka bebas menjual kelapanya kepada toke manapun yang dinginkan dengan harga ikut standar pasaran yang berlaku. Berdasarkan pernyataan tersebut penulis berpendapat bahwa Praktik Jual Beli Kelapa di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau merupakan jual beli bersyarat yang mengakibatkan timbulnya jahalah (ketidakjelasan harga) dan tergolong „Urf Fasid (kebiasaan masyarakat yang tidak sesuai dengan tuntunan syariat), karena adanya pertalian antara hutang-piutang dan jual beli kelapa, yang mana dalam hukum islam telah dijelaskan pelarangannya tentang jual beli bersyarat dan pengambilan manfaat dalam hutang-piutang atau pertalian antara jual beli dan hutang piutang itu tidak diperbolehkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Jual Beli, Hutang-Piutang, Muamalah
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Sukardiono Lee S.IP
Date Deposited: 20 Apr 2020 03:19
Last Modified: 20 Apr 2020 03:19
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2217

Actions (login required)

View Item View Item