EFEKTIVITAS TINDAK TUTUR DIREKIF DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA (STUDI DI DESA BUKIT KALIMAU ULU KECAMATAN BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN

MUSLIMIN, UK 150160 and Mursyidah, Dian and Kusnadi, Edy (2019) EFEKTIVITAS TINDAK TUTUR DIREKIF DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA (STUDI DI DESA BUKIT KALIMAU ULU KECAMATAN BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN. Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (EFEKTIVITAS TINDAK TUTUR DIREKIF DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA (STUDI DI DESA BUKIT KALIMAU ULU KECAMATAN BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN)
UK. 150160_MUSLIMIN_STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM - win aramico.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan menganalisis seseorang dapat dibebani pertanggungjawaban pidana pencurian ikan analisis kasus tambak ikan danau puri indah Kabupaten Batanghari, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis sistem pertanggungjawaban pidana yang dibebankan kepada pelaku pencurian ikan analisis kasus tambak ikan danau puri indah kabupaten Batanghari. Dengan permasalahan tersebut maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Normatif yaitu biasa disebut hukum normatif yang kajiannya terfokus pada hukum positif dengan aspek mempelajari aturan dari segi teknis, berbicara tentang hukum, berbicara hukum dari segi hukum, berbicara problem hukum konkrit. Dengan menggunakan metode tersebut maka hasil yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan maka hasil yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa yang menjadi dasar hukum kesepakatan Kepala Desa Rantau Puri, Lembaga Adat Desa Rantau Puri, Perangkat Desa Rantau Puri, Badan Pemusyawaratan Desa Rantau Puri, dan Masyarakat Desa Rantau Puri dalam menjatuhkan putusan terhadap perkara tindak pidana perikanan di tambak ikan danau puri indah kabupaten Batanghari yang dilakukan oleh organisasi puri sepakat dengan menggunakan alat penyentruman ikan yang jelas perbuatan tersebut dilarang karena dapat merusak ekosistem air di tambak ikan danau puri indah kabupaten Batanghari. Keputusan kesepakatan Kepala Desa Rantau Puri, Lembaga Adat Desa Rantau Puri, Perangkat Desa Rantau Puri, Badan Pemusyawaratan Desa Rantau Puri, dan Masyarakat Desa Rantau Puri adalah keputusan damai, dimana keputusan tersebut dianggap ringan bagi pelaku yang melakukan pencurian. Penyelesaian kasus tersebut sebenarnya dapat diselesaikan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia yaitu Pasal 362, Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian. Melihat kerugian akibat pencurian ikan dengan alat sentrum merugikan masyarakat banyak dan keputusan yang didapatkan adalah keputusan damai, yang seharusnya lebih berat penjatuhan pidananya. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pencurian, Lubuk Larangan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 305 Kelompok Sosial
300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antar Personal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Aqlina Usman S.Sos
Date Deposited: 19 Apr 2020 16:06
Last Modified: 19 Apr 2020 16:56
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2167

Actions (login required)

View Item View Item