TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN DAN GANTI RUGI TERHADAP KORBANNYA: ANALISIS UNDANG-UNDANG MALAYSIA DAN PRESPEKSTIF ISLAM

Syed Mohsen Al-Yahya, SPM. 103170035 and Ash-Shiddiqi, M. Hasbi and Mustika, Dian (2019) TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN DAN GANTI RUGI TERHADAP KORBANNYA: ANALISIS UNDANG-UNDANG MALAYSIA DAN PRESPEKSTIF ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin.

[img] Text (Tindak Pidana Pemerkosaan dan Ganti Rugi terhadap korbannya: Analisis Undang-Undang Malaysia dan prespekstif Islam)
SYED MOHSEIN AL YAHYA NIM SPM 103170035 - Mohsein Alyahya.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul tindak pidana pemerkosa dan ganti rugi korbannya (analisis undang-undang Malaysia dan perspektif islam). Statistik kasus pemerkosaan di Malaysia jelas meningkat sejak tahun 2000-2006. Fenomena ini menjadi lebih serius selama bertahun-tahun ini terutama dengan meningkatnya kasus pemerkosaan dan pembunuhan. Tragedi pemerkosaan jelas meninggalkan korban dengan banyak efek. Dalam penelitian maka ditemukan bahwa di Malaysia telah wujud penyediaan tindak pidana terhadap pemerkosa melalui Kitab kanun Keseksaan (Akta574) pasal 325 dan pasal 326. Sudah waktunya untuk melakukan penelitian tentang pemerkosaan sebagai kejahatan brutal dan juga kompensasi bagi para korban di Malaysia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyarankan sistem kompensasi perkosaan untuk dipraktikkan di Malaysia, dengan melihat prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Islam. Saran tersebut didasarkan pada prinsip sistem kompensasi Islam. Untuk pengumpulan data, penelitian kepustakaan digunakan. Proses analisis mengadopsi metode analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa ketentuan untuk kompensasi pidana tersedia berdasarkan kitab Kanun Acara Jenayah (Akta 593) di negara ini. Meskipun ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk korban perkosaan secara khusus, ketentuan tersebut dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Yang dibutuhkan adalah interpretasi dan juga aplikasi umum untuk korban perkosaan. Sebagai kesimpulan, sistem kompensasi pemerkosaan sangat dibutuhkan sebagai simbol keadilan bagi korban perkosaan di negara ini. Sistem kompensasi dalam Islam dapat digunakan untuk memodelkan sistem di Malaysia dan Negara Negara yang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Mediandri S.IP
Date Deposited: 19 Apr 2020 13:04
Last Modified: 02 May 2020 11:59
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/2109

Actions (login required)

View Item View Item