NIKAH BEDA AGAMA ( STUDI KOMPARASI ANTARA TAFSIR AL MANAR DAN AL MARAGHI )

Haitomi, Faisal and Ghaffar, Abd and Putri, Sajida (2018) NIKAH BEDA AGAMA ( STUDI KOMPARASI ANTARA TAFSIR AL MANAR DAN AL MARAGHI ). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text
FAISAL HAITOMI-UT150196 - Dinni Computer.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realita bahwa terjadinya perbedaan penafsiran terhadap ayat-ayat pernikahan beda agama antara tafsir al Manar dan al Maraghi, padahal antara tafsir al Manar dan al Maraghi adalah dua tafsir yang dikarang oleh guru dan murid yaitu Muhammad Abduh dan Ahmad Mustafa al Maraghi. Hal ini mendorong penulis untuk mengemukakan bagaimana penafsiran antara tafsir al Manar dan al Maraghi terhadap ayatayat pernikahan beda agama, dan apakah perbedaan penafsiran antara tafsir al Manar dan al Maraghi. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah ( library research) dengan menggunakan teknik analisis komparatif, yaitu mencoba mendeskripsikan konstruksi tafsir tersebut, lalu dianalisa secara kritis, serta mencari sisi persamaan dan perbedaan antara kedua tafsir tersebut. Adapun metode yang penulis gunakan dalam menganalisis permasalahan ini adalah metode muqarran / perbandingan. Hasilnya penulis menemukan bahwa ketika menafsirkan ayat-ayat pernikahan beda agama pada surah al Baqarah ayat 221, baik tafsir al Manar maupun tafsir al Maraghi memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya terletak pada kesimpulan yang dimbil keduanya yaitu mengharamkan pernikahan pria muslim dan wanita musyrik. Dan perbedaan antara keduanya terletak pada pemahaman dan pendekatan yang mereka gunakan dalam menafsirkan ayat tersebut. Dalam tafsir al Manar menafsirkan kata musyrikah pada ayat 221 dengan wanita musyrik arab saja, karena menggunakan pendekatan al ‘ibrah bi khusus al sabab la bi ‘umum al lafzi. Sedangkan dalam tafsir al Maraghi memahami kata musyrikah pada ayat 221 dengan wanita musyrik secara umum, karena menggunakan pendekatan al ‘ibrah bi ‘umum al lafzi la bi khusus al sabab. Sedangkan dalam menafsirkan surah al Maidah ayat 05 juga terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaannya terletak pada kasimpulan yang dikemukakan kedua tafsir tersebut bahwa boleh hukumnya menikahi wanita ahli kitab. Sedangkan perbedaan keduanya terletak pada pemahaman tentang ahli kitab dan kata mukhshanat dalam ayat tersebut. Dalam tafsir al Manar memahami ahli kitab dengan bahwa wanita semua agama yang mempunyai kitab, dan kata mukhsanat dengan wanita baikbaik. Sedangkan dalam tafsir al Maraghi memahami ahli kitab yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah khusus kepada wanita kaum Yahudi dan Nasrani saja, dan kata mukhsanat difahami dengan wanita yang merdeka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Abd. Ghaffar
Keywords / Katakunci: Tafsir Al Maragi, Pembahasa kawin campur
Subjects: 2x2 Hadits dan Ilmu yang berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Murjoko S.Kom
Date Deposited: 11 Jun 2019 01:41
Last Modified: 11 Nov 2019 03:29
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/206

Actions (login required)

View Item View Item