PROSEDUR SENGKETA PEMBAGIAN HARTA WARISAN DI MAJELIS AGAMA ISLAM WILAYAH PATANI SELATAN THAILAND

MR. SAREEF SAMAE, SHK 101170049 and Yusuf, Umar and Marlina, Siti (2019) PROSEDUR SENGKETA PEMBAGIAN HARTA WARISAN DI MAJELIS AGAMA ISLAM WILAYAH PATANI SELATAN THAILAND. Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin.

[img] Text (PROSEDUR SENGKETA PEMBAGIAN HARTA WARISAN DI MAJELIS AGAMA ISLAM WILAYAH PATANI SELATAN THAILAND)
SKRIPSI MR. SAREEF SAMAE - Muhadi Siregar.pdf - Published Version

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Prosedur Sengketa Pembagian Harta Warisan Di Majelis Agama Islam Wilayah Patani Selatan Thailand”penulis tertarik untuk mengankat masalah tersebut karena banyak problem apabila bagi harta warisan yang terjadi di Majelis Agama Islam Wilayah Patani. Permasalahan yang dingakat dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kewenangan Majlis Agama Islam Wilayah Patani dalam pembagian harta warisan (2) Bagaimana peran Majelis Agama Islam dalam pembagian harta warisan di Wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk pengentahui apakah wewenang dan peranan dalam pembagi harta warisan di Majelis Agama Islam Wilayah Patani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengguna teknik pengumpul data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan tentang wewenang dan peranan Majelis Agama Islam Wilayah Patani dalam pembagi harta warisan yaitu jika terjadi persoalan sengketa dalam pembagian warisan maka permasalahan tersebut akan diselesaikan oleh imam masjid, namun jika imam masjid tidak dapat menyeleseaikannya maka persoalan tersebut akan dilimpahkan ke Majlis Agama Islam tingkat wilayah dengan menggunakan dua pilihan yakni dengan cara musyawarah atau mengikuti tata aturan hukum Islam. Dan Setiap masalah yang dihadapi harus ditetapkan berdasarkan pada al-Qur‟an, hadis, ijma „, dan qiyas yang penetapannya mengikut pada apa yang digunakan dalam mazhab Syafi„i, dan pendapat-pendapat ulama syafi„iyyah secara terperinci. Dengan maksud, semua masalah-masalah diselesaikan dengan menggunakan penetapan bermazhab Syafi„I. Dan Jika suatu masalah sangat sulit menetapkan hukumnya, maka dilakukan al-Ihtiyathi, yaitu sebagai kesempatan yang akan memindahkan penetapan hukum berdasarkan pada mazhab lain yakni mazhab Hanafi, Maliki, Hambali, dan pendapat ulama dalam mazhab tersebut dengan kesesuaian kondisi masyarakat Patani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: sengketa pembagian harta warisan
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.4 Waris(Farait) dan Wasiat
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Mediandri S.IP
Date Deposited: 18 Apr 2020 12:43
Last Modified: 18 Apr 2020 12:43
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/1969

Actions (login required)

View Item View Item