PERAN BANK INDONESIA SEBAGAI BANK PELAKSANA KLIRING DAN TATA CARA SERTA PROBLEMATIKA KLIRING ANTAR BANK DI KANTOR PERWAKILAN WILAYAH BANK INDONESIA JAMBI

ARSINAH, EPS160693 and Arsa, Arsa (2019) PERAN BANK INDONESIA SEBAGAI BANK PELAKSANA KLIRING DAN TATA CARA SERTA PROBLEMATIKA KLIRING ANTAR BANK DI KANTOR PERWAKILAN WILAYAH BANK INDONESIA JAMBI. Laporan thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PERAN BANK INDONESIA SEBAGAI BANK PELAKSANA KLIRING DAN TATA CARA SERTA PROBLEMATIKA KLIRING ANTAR BANK DI KANTOR PERWAKILAN WILAYAH BANK INDONESIA JAMBI)
arsinah pdf - arsy _.pdf

Download (5MB)

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui apa peran Bank Indonesia sebagai bank pelaksana kliring dan bagaimana tata cara kliring antar bank dan juga apa saja problematika yang terjadi saat penyelenggaraan kliring ini dan bagaimana cara Bank Indonesia mengatasi problem tersebut. Jenis data yang digunakan dalam penulisan laporan akhir ini adalah data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pihak Bank Indonesia Jambi yakni staff Unit Operasional Sistem Pembayaran (OUSP), dan data sekunder yang diperoleh dengan cara melakukan pendekatan atau dokumentasi terhadap arsip, dokumen, dan catatan. Metode analisis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode analisis deskriftif kualitatif yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan, mendeskripsikan dan menganalisa suatu fenomena dengan cara menggambarkan focus masalah yang berkaitan dengan masalah yang diangkat pada laporan ini. Simpulan yang dapat ditarik dari laporan ini adalah (1) Bedasarkan Pasal 17 UU No. 23 Tahun 1999 tetang Bank Indonesia disebutkan bahwa penyelenggaraan kegiaan kliring antar bank dalam mata uang rupiah dan atau valuta asing dilakukan oleh Bank Indonesia atau pihak lain dengan persetujuan Bank Indonesia. Adapun Peran Bank Indonesia Selaku Pelaksana Kliring antar Bank Yaitu, Mengatur Sistem Kliring antar Bank, Mengatur Pokok-pokok Ketentuan Kliring, Mengatur Pebagian Wilayah Kliring, dan Mengatur Penyelenggaraan Kliring.; (2) Tata cara penyelenggaraan kliring pada Bank Indonesia Provinsi Jambi dimulai dari penginputan data kliring elektronik kliring penyerahan yang meliputi : Kegiatan ditempat peserta, Kegiatan di tempat Penyelenggara serta Kegiatan di kantor Peserta setelah menerima Warkat dan laporan hasil proses Kliring dari penyelenggara. Setelah kliring penyerahan lalu dilakukan Kliring pengembalian (Retur) yaitu Kegiatan di Kantor Peserta dan kegiatan di tempat penyelenggara; (3) Problematika yang muncul pada penyelenggara transaksi kliring pada Bank, antara lain : DKE diterima Penyelenggara sedangkan Warkat tidak diterima Penyelenggara (missing item), DKE tidak diterima Penyelenggara sedangkan Warkat diterima Penyelenggara (unlisted item), Terdapat kesalahan pada MICR code line (error encoding). (4) Meskipun mengalami problematika dalam proses kliring, namun Bank Indonesia selalu berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut, permasalahan kliring di Bank Indonesia sudah terselesaikan dan dijelaskan di dalam surat edaran No. 4/15/DASP perihal penyelenggaraan kliring lokal secara elektronik.

Item Type: Thesis (Laporan)
Keywords / Katakunci: Peran, Tata cara, Problematika, Kliring, Bank Indonesia dan Sistem Pembayaran
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.27 Bank (BMT)
2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.3 Ekonomi > 2x6.32 Ekonomi Keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Users 81 not found.
Date Deposited: 24 Apr 2020 16:16
Last Modified: 24 Apr 2020 16:16
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/1759

Actions (login required)

View Item View Item