METODE ISTINBAT HUKUM IBNU HAZM TENTANG WAJIBNYA WASIAT KEPADA KERABAT BUKAN ISLAM (NON-MUSLIM)

Nor Aqilah Binti Bolkan, SPM 140037 and Zulqarnain, Zulqarnain and Masburiyah, Masburiyah (2019) METODE ISTINBAT HUKUM IBNU HAZM TENTANG WAJIBNYA WASIAT KEPADA KERABAT BUKAN ISLAM (NON-MUSLIM). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin.

[img] Text (Metode Istinbat Hukum Ibnu Hazm Tentang Wajibnya Wasiat Kepada Kerabat Bukan Islam (Non-Muslim))
NOR AQILAH BINTI BOLKAN SPM140037 PERBANDINGAN MAZHAB - aqilah bolkan.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini adalah untuk untuk mengetahui bagaimana pendapat Ibnu Hazm tentang wajibnya wasiat wajibah dan untuk mengetahui mengapa kerabat non muslim yang seharusnya tidak menerima warisan tetapi menurut Ibnu Hazm dikatakan wajib di berikan warisan melalui wasiat wajibah dan akhir sekali untuk mengetahui mana yang lebih benar dan adil bagi kerabat non muslim dalam mendapatkan haknya dalam mewarisi melalui wasiat wajibah. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metode diskriptif. Instrumen pengumpulan data adalah melalui dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu library research (kajian pustaka) supaya penulis dapat meneliti dan membahas kajian ini secara rinci dan membahas permasalahan ini dengan lebih mendalam. Dengan menggunakan data primer yaitu diperoleh dari data pustaka kitab Ibnu Hazm Al-Muhalla, Ihkam fi Ushul Al-Ahkam. dan data sekunder yang merupakan data pelengkap atau pendukung yang diperoleh melalui buku-buku, jurnal dan juga artikel-artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Hazm adalah seorang ulama dari golongan dhahiri. Nama lengkapnya adalah Ibnu Ahmad Ibnu Said Ibnu Hazm Ibnu Ghalib Ibnu Shalih Ibnu Sufyan Ibnu Yazid. Ibnu Hazm lahir di Akhir Ramadha di Andalusia (Sepanyol dan Protogal) pada tahun 384 H. Nama dia lebih terkenal dengan sebutan Ibnu Hazm. Ibnu Hazm sangat terkenal dengan pemikirannya yang tekstual dalam dalil Al-quran dan Hadits. Alasan atau dalil wajib wasiat wajibah kepada kerabat bukan Islam (non-muslim) kerana Non muslim yang dimaksudkan adalah Ahla Dzimmah iaitu dari golongan Yahudi dan Nasrani. Dikatakan Ahla dzimmah kerana mereka mematuhi peraturan perundang-undangan Islam, serta tidak memerangi orang Islam. Kerabat tersebut merupakan kerabat yang tidak dapat mewarisi, kerana terhijab atau bukan ahli waris. Pada prinsipnya metode istinbat yang dipakai Ibnu Hazm dalam menentukan suatu hukum menggunakan tiga dasar dalil pokok : Al-Quran, AsSunnah, Ijma dan dalil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Wasiat Wajibah, Ahli Waris, Non-muslim
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.4 Waris(Farait) dan Wasiat
2x4 Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Mediandri S.IP
Date Deposited: 13 Apr 2020 03:36
Last Modified: 13 Apr 2020 03:36
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/1458

Actions (login required)

View Item View Item