PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER (STUDI KASUS DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR)

Rivaldo, Muhammad and Adawiyah, Robi'atul and Rafika, Rafika (2022) PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYELUNDUPAN BENIH LOBSTER (STUDI KASUS DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (Penegakan Hukum Pidana Terhadap Penyelundupan Benih Lobster (Studi Kasus Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur))
SKRIPSI MUHAMMAD RIVALDO.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Penegakan Hukum Terhadap Penyelundupan Benih Lobter (Studi Kasus Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur). Metode Penelitian Skripsi Ini Penelitian Yuridis Empiris Yang Meneliti Langsung ke lapangan, instrumen pengumpulan data penulis melakukan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data yaitu Peneliti akan melakukan observasi langsung ke lapangan dan melakukan wawancara kepada pihak yang terkait. Berdasarkan hasil dari observasi dan wawancara yang sudah didapatkan, maka penulis mengolah data yang diperoleh. Hasil penelitian pertama yaitu Proses penegakan hukum untuk penyelundupan benih lobster yaitu penangkapan terhadap pelaku pidana penyelundupan benih lobster dan penggerebekan yaitu pada tanggal 14 februari 2020, penangkapan dan penggerebekan juga pernah dilakukan pada tangal pada tanggal 20 mei 2020, Yang dilakukan aparat dalam penegakan adalah penangkapan dan penggerebekan yang setiap tahun jumlahnya berbeda-beda. Kemudian yang kedua adalah kendala dan upaya, adapun kendala dalam penegakan hukum pidana penyelundupan benih lobster adalah menentukan dimana barang illegal lewat, Personil aparat penegak hukum yang tidak banyak, Memploting orang polsek agar memantau penyelundupan, mobil yang mengangkut benih lobster adalah mobil pribadi, wilayah perairan cukup luas dan sulit dijangkau, pelabuhan-pelabuhan tikus. Adapun Upaya yang dilakukan adalah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pihak polsek, beacukai, pihak pelabuhan, bekerasama dengan masyarakat di daerah rawan penyelundupan. Yang ketiga tinjauan hukum islam dalam pidana penyelundupan benih lobster adalah hal yang ilegal. Penyelundupan yang dalam hal ini disamakan dengan maksud penipuan yang dalam sudut pandang fiqh jinayah, penipuan digolongkan pada jarimah ta'zir. Dari hukuman yang bisa diresmikan dalam jarimah ta’ zir merupakan: dipenjara, dijilid, diasingkan, ditegur, diperingatkan, dibunuh, serta lain sebagainya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Penyelundupan, Penegakan Hukum, Benih Lobster
Subjects: 000 Karya Umum
2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 25 Oct 2022 06:24
Last Modified: 25 Oct 2022 06:25
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/13574

Actions (login required)

View Item View Item