PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCEMARAN AIR SUNGAI BATANGHARI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SERTA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (STUDI DI POLRES BATANGHARI)

Solihin, Solihin and Ramlah, Ramlah and Aiman, Muhammad (2022) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCEMARAN AIR SUNGAI BATANGHARI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SERTA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (STUDI DI POLRES BATANGHARI). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCEMARAN AIR SUNGAI BATANGHARI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SERTA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (STUDI DI POLRES BATANGHARI))
SKRIPSI SOLIHIN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran air Sungai Batanghari akibat penambangan emas tanpa izin serta ditinjau dari hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Polres Batanghari. Data yang akan diambil berupa informasi hasil wawancara dan observasi kepada masyarakat sekitar Sungai Batanghari fokusnya di wilayah Desa Rambutan Masam dan Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi serta staff bimbingan masyarakat Polres Batanghari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan antara lain: a. Proses penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran air Sungai Batanghari akibat penambangan emas tanpa izin di Polres Batanghari dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi terlebih dahulu terhadap masyarakat tentang larangan penambangan emas tanpa izin. Setelah proses sosialisasi, jika terdapat warga yang melakukan penambangan maka akan dilakukan pembinaan dan pendekatan persuasif. Namun jika masih juga melakukan kembali penambangan tersebut maka akan dilakukan tindakan tegas. b. Kendala dalam penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran air sungai batanghari akibat penambangan emas tanpa izin di Polres Batanghari antara lain kurangnya kesadaran hukum masyarakat, adanya backup oknum aparat, kurangnya pemahaman masyarakat, kurangnya peran masyarakat dan tokoh masyarakat, serta kurangnya sarana, fasilitas dan peralatan dalam pemberantasan tindak pidana pertambangan emas tanpa izin. Adapun upaya pemerintah dalam mengatasi kendala penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran air Sungai Batanghari akibat penambangan emas tanpa izin di Polres Batanghari antara lain dengan upaya edukasi masyarakat (sosialisasi), peningkatan koordinasi antara pihak kecamatan maupun aparatur desa dan kelurahan yang ada di wilayah hukum Polres Batanghari. Komitmen pemimpin juga diperlukan dalam upaya mengatasi kendala penegakan hukum. Selain itu pihak kepolisian harus berbenah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga penegak hukum. c. Tinjauan hukum Islam mengenai pelaku pencemaran air sungai batanghari akibat penambangan emas tanpa izin di Polres Batanghari sebenarnya dalam kaidah Islam ada banyak konsepsi yang mengatur hubungan antara lingkungan dengan manusia, bahkan dalam Al-Quran juga sangat jelas seperti yang telah dikemukakan di latar belakang masalah. Banyak ayat yang membahas tentang bagaimana seharusnya manusia memperlakukan alam dengan baik tanpa harus merusaknya dan Islam sebagai ajaran jelas-jelas sangat ramah lingkungan dan anti kerusakan seperti termuat dalam firman Allah SWT dalam surah Al Qashash ayat 77

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Penegakan Hukum, Hukum Islam, Pencemaran Air, Penambangan Emas Tanpa Izin
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.5 Jinayat (Pidana Islam)
300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 21 Apr 2022 03:30
Last Modified: 21 Apr 2022 03:30
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/11548

Actions (login required)

View Item View Item