EFEKTIVITAS MEDIASI PERCERAIAN PASCA BERLAKUNYA PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NO 1 TAHUN 2016 TENTANG MEDIASI (STUDI PENGADILAN AGAMA KELAS 1A JAMBI)

DEFLAIZAR, DEFLAIZAR and Yusuf, Umar and Rahman Fitra, Tasnim (2022) EFEKTIVITAS MEDIASI PERCERAIAN PASCA BERLAKUNYA PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NO 1 TAHUN 2016 TENTANG MEDIASI (STUDI PENGADILAN AGAMA KELAS 1A JAMBI). Skripsi thesis, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI.

[img] Text (EFEKTIVITAS MEDIASI PERCERAIAN PASCA BERLAKUNYA PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NO 1 TAHUN 2016 TENTANG MEDIASI (STUDI PENGADILAN AGAMA KELAS 1A JAMBI))
101180070_DEFLAIZAR_STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses mediasi perceraian di Pengadilan Agama Kelas IA Jambi Pasca berlakunya peraturan Mahkamah Agung No 1 tahun 2016 tentang mediasi, dan untuk mengetahui Efektivitas mediasi perceraian di Pengadilan Agama Jambi, serta untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam melaksanakan mediasi perceraian Pasca berlaku peraturan Mahkamah Agung No Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan sosioligi hukum, dan sumber data yaitu primer dan sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi di pengadilan Agama Jambi. Berdasarakan penelitian yang dilakukan penulis maka dapat disimpulkan hasilnya bahwa: pelaksanaan prosedur mediasi di Pengadilan Agama Jambi telah dilaksanakan dengan baik, telah sesuai dengan pedoman PERMA No 1 Tahun 2016 tentang mediasi di pengadilan yang berlaku saat ini. Selanjutnya mengenai Keefektifan PERMA No 1 Tahun 2016 di Pengadilan Agama Jambi, dapat dilihat dari dua sudut pandang. Yang pertama dilihat dari segi pelaksaan PERMA tersebut sudah dilaksana dengan sebaik-baiknya sehingga dapat dikatakan sudah baik. Yang kedua kalau dilihat dari segi jumlah data perkara yang di mediasi jumlahnya sangat banyak yang gagalan dari pada berhasil, dari itu belum bisa dikatakan efektif. Tingakatan keberhasilan mediasi di PA Jambi sangat minim sekali, dari data perkara perceraian yang menempuh mediasi di PA Jambi dari Tahun 2015-2020 sebanyak 1.301. perkara gagal 1.267 dan yang berhasil berdamai hanya 30 perkara dan yang di tunda 4 perkara, dari itu dapat dikatakan kegagalannya hampir 99% dari segi jumlah perkara, maka dari itu belum bisa dibilang efektif. Adapun faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan mediasi, faktor penghambatnya adalah 1. Para pihak tidak mau diajak kerja sama, 2. Ke tidak mampuan si mediator untuk mengungkit permasalahan yang terjadi di antara para pihak, 3. Tidak ada kesungguhan hati diantara para pihak untuk berdamai, 4. Para pihak tidak mau beriktikat baik, 5. Konflik yang terjadi dirumah tangga sudah berlarut panjang dan rumit, 6. Serta keinginan kuat para pihak untuk bercerai. Ada pun faktor pendukung keberhasilan mediasi adalah 1. Iktikat baik para pihak, 2. Peran mediator dalam membantu para pihak untuk mencapai kesepakatan, 3. Tempat dan fasilitas ruangan mediasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 2x4 Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.33 Perceraian
2x4 Fiqih > 2x4.6 Qada (Peradilan)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 19 Apr 2022 03:50
Last Modified: 19 Apr 2022 03:50
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/11489

Actions (login required)

View Item View Item