TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KERJA SAMA GADUH KAMBING (Studi Kasus di Desa Baru Kec. Maro Sebo Kab. Muaro Jambi)

RIAN, JIMAS and Faruk, A. and Triana, Neni (2022) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KERJA SAMA GADUH KAMBING (Studi Kasus di Desa Baru Kec. Maro Sebo Kab. Muaro Jambi). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KERJA SAMA GADUH KAMBING (Studi Kasus di Desa Baru Kec. Maro Sebo Kab. Muaro Jambi))
SKRIPSI JIMAS RIAN 104170278.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Bagi hasil pemeliharaan hewan kambing di Desa Baru Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi di sebut dengan istilah gaduh. Pemilih hewan kambing melakukan wanprestasi dengan cara mengakhiri atau membatalkan perjanjian, karena terdesak kebutuhan ekonomi atau lainnya. Kemudian pemilik hewan kambing memberi upah berupa uang sebagai jasa kepada pengelola atau pemelihara, tetapi tidak sesuai dengan nisbah bagi hasil harga anak kambing. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui praktik kerja sama gaduh kambing di Desa Baru Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. 2) untuk mengetahui gaduh kambing di Desa Baru Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi ditinjau dari perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan (field research) yang dilakukan pada peternak kambing di Desa Baru. Sumber data yang penulis gunakan adalah terdiri dari sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari kedua belah pihak yaitu pemilik sapi dan pengelola sapi, dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelaahan buku-buku yang berkaitan dan menunjang penelitian ini. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menyimpulak beberapa kesimpulan yaitu: 1) praktik pelaksaan bagi hasil pemeliharaan kambing di Desa Baru hanya sebagai pekerjaan tambahan. Akadnya secara lisan dan modalnya berupa anak kambing (cempe). pelaksanaan sistem bagi hasil pada masyarakat di Desa Baru dengan kesepakatan bagi hasil dibagi rata keturunan kambingnya atau dibagi rata dari hasil penjualannya dalam pelaksaannya belum sepenuhnya sesuai dengan hukum Islam yang sesuai adalah pada syarat perjanjian suka sama suka 2) Tinjauan Hukum Islam terhadap kerja sama gaduh kambing di Desa Baru Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi, gaduh kambing sesuai dengan praktik akad mudharabah tidak bertentangan dengan hukum Islam. Tetapi ada beberapa ketentuan dalam akad ini yang tidak sesuai dengan konsep hukum Islam, yaitu dari segi modal awal, hak dan kewajiban para pihak dan pembagian hasil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Hukum Islam, Gaduh.
Subjects: 000 Karya Umum
300 Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 02 Mar 2022 03:58
Last Modified: 02 Mar 2022 03:59
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/11044

Actions (login required)

View Item View Item