TINJAUAN HUKUM TERHADAP SANKSI PIDANA PENGANIAYAAN DALAM HUKUM ADAT KERINCI (STUDI KASUS DESA KOTO PETAI KABUPATEN KERINCI)

Aziz, Khairiah and Adawiyah, Robi'atul and Putra, Devrian Ali (2021) TINJAUAN HUKUM TERHADAP SANKSI PIDANA PENGANIAYAAN DALAM HUKUM ADAT KERINCI (STUDI KASUS DESA KOTO PETAI KABUPATEN KERINCI). Skripsi thesis, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

[img] Text (Tinjauan hukum terhadap sanksi pidana penganiayaan dalam hukum adat kerinci (studi kasus desa koto petai kabupaten kerinci))
102180001 Judul - fulltext.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang praktik pemberlakuan sanksi pidana penganiayaan dalam adat kerinci yang ditinjau Dari Hukum Positif dan Hukum Islam. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Terhadap Sanksi Pidana Penganiayaan Dalam Hukum Adat Kerinci. Metode Penelitian skripsi ini penelitian yuridis empiris yang meneliti langsung ke lapangan, instrumen pengumpulan data penulis melakukan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data yaitu yaitu Peneliti akan melakukan observasi langsung ke lapangan dan melakukan wawancara kepada pihak yang terkait. Berdasarkan hasil dari observasi dan wawancara yang sudah didapatkan, maka penulis mengolah data yang diperoleh. Hasil penelitian pertama yaitu Sanksi Hukum Adat Desa Koto Petai Kabupaten Kerinci Terhadap Pelaku Penganiayaan. Kedua Proses penyelesaian kasus penganiayaan Di Desa Koto Petai Kabupaten Kerinci. Ketiga tinjauan hukum Islam terhadap sanksi pidana penganiayaan dalam hukum adat di desa koto petai kabupaten kerinci. Sanksi penganiayaan berdasarkan adat di Desa Koto Petai yaitu berupa Salah tukak luka berpempas, Begitu juga dengan saksi salah bunuh mati dibangun, sedangkan dalam hukum Positif dikenakan Pasal yaitu menurut pasal 351 KUHP, Sedangkan juga dalam Hukum Islam Sanksi pidana atau hukuman bagi tindak pidana penganiayaan dalam hukum pidana Islam dibagi menjadi 2 (dua), yaitu hukuman pokok dan hukuman pengganti. Hukuman pokok bagi tindak pidana penganiayaan adalah hukuman kisas, sedangkan hukuman pengganti berupa hukuman diat dan takzir. Hukuman diat dan takzir berlaku apabila hukuman kisas (hukuman pokok) terhalang atau gugur karena beberapa sebab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords / Katakunci: Penganiayaan, Sanksi Penganiayaan, Hukum Islam, Hukum Positif
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 320 Ilmu Pemerintahan; Ilmu Politik
000 Karya Umum > 001 Ilmu Pengetahuan
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Fakultas Syariah
Date Deposited: 19 Nov 2021 08:27
Last Modified: 19 Nov 2021 08:28
URI: http://repository.uinjambi.ac.id/id/eprint/10278

Actions (login required)

View Item View Item